Undana Gelar Rakor Bidang Perencanaan dan Keuangan
23/03/2017
article thumbnail

UNIVERSITAS Nusa Cendana (Undana), kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) tahunan Bidang Perencanaan dan Keuangan selama tiga hari yakni dari tanggal 17 hingga 19 Maret 2017 di Hotel Silvia Maumer [ ... ]


Undana Berorientasi Entrepreunership University
16/03/2017
article thumbnail

MENJELANG usianya yang ke-55, status Universitas Nusa Cendana (Undana) yang sebelumnya sebagai Riset University, sekarang berorientasi sebagai Entrepreunership University. Sebelumnya Undana menerapkan [ ... ]


Artikel Lainnya

Alumni FH Jangan Berorientasi Jadi ASN

PARA alumni (FH) Universitas Nusa Cendana (Undana) yang akan diwisuda pada tanggal 28 Februari 2017 diminta agar tidak berorientasi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS). Permintaan tersebut disampaikan Sekretaris Ikatan Keluarga Besar Alumni FH Undana, Ansi Damaris Rihi Dara ketika memberikan sambuatan pada acara Pelepasan Wisudawan/ti FH Undana Periode Februari 2017 di pelataran Kantor FH Undana, Senin (27/2). 
“Jangan bermimpi jadi PNS. Jadilah pencipta lapangan kerja bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara,” tandasnya. Ia justru meminta kepada 72 wisudawan/ti FH Undana agar tidak bermimpi menjadi orang hebat, sukses dan kaya, tetapi berusaha menjadi orang baik. Pasalnya, kata Rihi Dara, bila menjadi orang baik, maka para alumni FH Undana akan menjadi orang hebat, sukses dan kaya.
Ia pun meminta kepada orangtua agar tidak menuntut alumni FH Undana yang baru dilepas untuk menjadi ASN. “Jangan menganggap bahwa sukses adalah ketika berhasil menjadi PNS. Budaya tersebut merusak harapan untuk menciptakan lapangan pekerjaan,” tegasnya. Ia mengisahkan, 20 tahun silam, ketika dirinya masih menjadi mahasiswa FH Undana, terdapat suka dan duka perjuangan. Ia mengisahkan, cara belajar yang membuat dirinya mudah mengingat materi adalah, menyimak dan mencatat apa yang disampaikan dosen, setelah pulang ke rumah, maka

tulisan tangan tersebut, diketik di mesin tik.

“Dengan cara itu, maka semua materi mudah dimengerti,” katanya. Jika disbanding dengan perkembangan akhir-akhir ini, maka hal tersebut jauh berbeda. “Justru sekarang banyak kemudahan teknologi sepert hp dan laptop, sehingga para mahasiswa bisa mudah untuk belajar,” katanya. Kendati demikian,ia mengaku, masih ada mahasiswa yang tak memanfaatkan kemajuan teknologi dengan baik untuk belajar. Ia merasa bangga dengan para alumni yang mau menggunakan ilmunya untuk bangsa dan negara, khususnya bagi diri sendiri.

Dekan FH Undana, Jhon Nome, SH, MH dalam sambutannya menjelaskan sejarah singkat berdirinya FH Undana yang berdiri pada tahun 1967 dengan nama Fakultas Ketatanegaraan dan Ketataniagaan (FKK), dan pada tahun 1982 FH berdiri secara mandiri. Ia mengaku, melakukan ibadah pelepasan alumni, sebagai tanda FH Undana melepas secara baik para alumni ke tangan orangtua, yang sebelumnya telah mempercayakan para alumni di FH. Selain itu, lanjut Nome, agar para orangtua pun bisa melihat langsung tempat dan lingkungan belajar para lulusan FH selama ini.
Ia berharap kegiatan tersebut bisa mempererat hubungan sebagai keluarga besar FH. Ia menjelaskan, kini terdapat hampir 4 ribuan alumni FH Undana yang tersebar, baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, banyak alumni yang menempati posisi strategis di pemerintahan maupun di sektor swasta. Ia menjelaskan, kedepan ia berupaya agar FH Undana bisa menambah jumlah doktor bahkan professor di FH Undana.
Ia berpesan kepada para lulusan FH Undana, agar tidak sekedar membawa pulang ijazah, melainkan membawa ilmu yang telah dipelajari di kampus. Ia mengatakan, para alumni bisa menggunakan ilmu dan pengetahuan untuk mengambil keputusan yang adil, jika berhadapan degnan pengambilan keputusan.
Sementara Perwakilan Orangtua Alumni, Simon Sina Ama dalam sambutannya mengaku bangga dengan pencapaian 72 alumni FH tersebut. “Kami bangga karena anak-anak kami bisa kuliah di kampus tertua dan berkualitas di NTT,” ujarnya. Ia mengaku, para alumni telah dibekali dengan ilmu, sehingga akan digunakan ditengah-tengah masyarakat dengan baik. Ia menyampaikan terima kasih kepada para dosen yang telah bersedia mendukung dan membimbing para alumni sejak menjadi mahasiswa. Ia pun meminta maaf, bila terdapat kesalahan yang dilakukan ke-72 alumni tersebut selama menjadi mahasiswa.
Ia berhadap agar ke depan, FH Undana bisa semakin maju. Pasalnya, para alumni FH telah tersebar di seluruh Indonesia bahkan luar negeri. Pantauan media ini, turut hadir para orangtua/wali alumni, Ikatan Keluarga Besar Alumni FH Undana, para dosen, dan pegawai di lingkungan Undana dan FH. [refl/ovan/ds]




 

Add comment

Komentar anda sangat penting, oleh karena itu periksa komentar dengan seksama sebelum mengirimkan. Pertahankan toleransi antar suku, ras dan agama.


Security code
Refresh