Leoneto Madeira Doktor ke Dua Undana
15/08/2017
article thumbnail

Dr.Leoneto Madeira Martins, S.Sos.,MAP resmi menjadi orang ke dua yang menyandang gelar doktor yang diluluskan Universitas Nusa Cendana (Undana). Setelah mengikuti ujian terbuka Program Doktor Bidang  [ ... ]


Anggaran Minim, Riset Dosen Menurun
14/08/2017
article thumbnail

Minimnya anggaran untuk riset dan penelitian menjadi alasan utama masih sedikitnya produk penelitian yang dihasilkan para dosen Universitas Nusa Cendana (Undana). Selain itu, tahun 2016 lalu, status L [ ... ]


Artikel Lainnya

Terobosan Undana Makin Diminati

TEROBOSAN Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk berkonsentrasi dalam bidang lahan kering kepulauan mulai menuai daya Tarik. Berbagai pihak kini kepincut untuk melakukan kerja sama. Salah satunya adalah kerja sama yang digagas oleh Dekan Faperta Undana, DR.Damianus Adar dengan berbagai pihak sekolah. Kerja sama dalam bentuk praktek kerja industry (prakerin) ini sudah dilakukan pada tahun kedua lalu. Tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan prakerin, sebut Adar.

Salah satu sekolah yang tetap mengirimkan mengirimkan pelajarnya tahun ini adalah SMK Negeri 1 Sambi Rampas sebanyak 31 orang. Dan untuk pertama kalinya SMK Negeri Elar Lampang, Flores Timur mengirim 18 pelajarnya mengikuti prakerin selama tiga di sekolah lapangan lahan kering kepulauan Undana.

Rektor, Profesor Fred L. Benu mengawali sambutannya pada acara pembukaan prakerin dan pelepasan mahasiswa magang di beberapa daerah di Jawa, Selasa (4/7) mengatakan, untuk mengembangkan ilmu pendidikan dan teknologi, khususnya di bidang lahan kering, antara teori dan praktik harus sejalan. Dalam menghadapi tantangan masa kini, tak hanya pada bidang vokasi saja, namun bidang-bidang lain pun harus terbiasa dengan melakukan praktik. Ia mengatakan, mahasiswa Undana patut bangga, karena kini tempat praktik sudah tersedia.

“Dulu kami harus menempuh jarak 100 kilometer, jika ingin melakukan praktik seperti ini, misalnya ke Besipae di Kabupaten TTS dan lainnya,”kisahnya. Ia mengatakan, dengan ketersediaan fasilitas penunjang laboratorium lahan kering, maka Undana kini menerima masyarakat yang ingin melakukan praktik kerja dan industry di bidang lahan kering kepulauan di Undana. Pihaknya mengaku, kampus harus bisa memberi manfaat kepada masyarakat.

Karena itu, ia meminta 49 pelajar dari dua sekolah tersebut agar bisa memanfaatkan momen tersebut untuk menanyakan masalah-masalah seputar pertanian lahan kering kepada para ahli atau pakar di Undana. Ia pun meminta agar para pelajar bisa mengikuti prakerin dengan baik guna bisa melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau terjun ke dunia kerja dan industri. Sementara untuk para mahasiswa Faperta Undana yang hendak melakukan magang di Banyuwangi, Malang, maupun di Madiun agar bisa menjaga nama baik Undana selama magang. [ds/refl/ovan]

Add comment

Komentar anda sangat penting, oleh karena itu periksa komentar dengan seksama sebelum mengirimkan. Pertahankan toleransi antar suku, ras dan agama.


Security code
Refresh