PaKu Undana Gelar Aksi Tolak Angket KPK
19/09/2017
article thumbnail

MENYIKAPI persoalan yang dirasakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhir-akhir ini, Pusat Anti Korupsi (PaKU) Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar aksi tolak hak angket Dewan Perwakilan Raky [ ... ]


MPR RI Lakukan Kajian Pendidikan dan Kebudayaan
15/09/2017
article thumbnail

Makalah Dosen Undana akan DibukukanDalam rangka melakukan kajian terhadap masalah pendidikan dan kebudayaan di Indonesia, khsusnya Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Lembaga Pengkajian MPR RI bekerja [ ... ]


Artikel Lainnya

Perangi Malaria, FK Undana Gelar Kuliah Tamu

GUNA memerangi penyakit menular malaria, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar kuliah tamu dengan tema ‘Natural Immunity to Malaria the Role of B-Cels’ atau kekebalan alami terhadap peran sel b dasar malaria di Aula Undana, Senin (7/8). Pembicara tamu, Dr. Diana Hansen BMedSc, (Hons) Ph.D dari Walter dan Eliza Hall Institute of Medical Research dalam penjelasannya, mengatakan, pihaknya telah melakukan investigasi sejumlah penyakit menular termasuk hepatitis, tuberculosis (TB), demam berdarah maupun malaria.

Dalam invesitigasi tersebut, pihaknya fokus pada biologi molekular, yaitu cabang ilmu biologi yang berkecimpung dalam biomolekul seperti DNA, RNA, dan protein. Tujuan mereka melakukan investigasi adalah membangun vaksin dan obat-obatan baru untuk mengontrol penyakit seperti pengobatan terapi untuk mengatasi sejumlah penyakit termasuk malaria. Diana Hansen selama pemarapan materi kuliah dengan Bahasa Inggris mengatakan, penyakit malaria disebabkan oleh sengatan nyamuk demam berdarah yang berpindah dari satu orang ke orang lain. Selain itu, tumbuhnya jentik nyamuk juga diakibatkan oleh rendahnya masyarakat menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Akibatnya, kini terdapat lebih dari 2.400 juta penduduk di dunia yang terjangkit penyakit malaria. Setiap tahun terdapat 215 juta pengidap penyakit malaria, dan kematian akibat penyakit malaria secara bertahap adalah 500 ribu jiwa per tahun.

Karena itu, tegasnya, manusia harus memahami sistim kekebalan alami tubuh agar dapat merespon parasit malaria. Sebab, manifestasi klinis malaria dapat menyebabkan, sebutnya, antara lain penyakit fever, anemia, respiratory distress (gangguan pernapasan), renal failure (gagal ginjal) dan malaria selebral. Upaya yang dilakukan untuk menekan parasit malaria, jelasnya, antara lain memiliki kekebalan tubuh alami yang steril, menyediakan respon antibody terhadap penyakit serta melakukan pengobatan anti malaria dengan rutin di klinik-klinik kesehatan maupun rumah sakit.

Sementara Rektor Undana, Prof.Ir Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D ketika membuka kuliah tamu tersebut menyambut baik kehadiran pembicara tunggal Dr. Diana. Ia mengatakan, kehadiran Dr. Diana sebagai bukti kerjasama Undana dengan Walter dan Eliza Hall Institute of Medical Research. Dengan pengetahuan dan pengalaman pembicara, ungkap Prof. Fred, kuliah tamu tersebut merupakan kesempatan bagi mahasiswa dan dosen FK Undana untuk meningkatkan pemahaman terhadap penularan dan pencegahan penyakit malaria.

Sebab, penyakit malaria adalah salah satu penyakit yang selalu menjangkit masyarakat yang tinggal di daerah lahan kering seperti NTT. Ia mengaku, tak hanya isu kesehatan di wilayah lahan kering, namun di NTT juga terdapat isu-isu lain, seperti pendidikan, pertanian, perikanan, peternakan dan lainnya. Ia meminta, mahasiswa dan dosen dapat mengikuti kuliah tamu tersebut dengan baik. Pantauan media ini, mahasiswa dan dosen FK Undana antusias mengikuti kuliah tamu tersebut. [rfl/ovan/ds]

Add comment

Komentar anda sangat penting, oleh karena itu periksa komentar dengan seksama sebelum mengirimkan. Pertahankan toleransi antar suku, ras dan agama.


Security code
Refresh