Unmus-Undana Jalin Kerjasama
07/04/2017
article thumbnail

DALAM rangka memajukan Universitas Musamus (Unmus) maupun Universitas Nusa Cendana (Undana) dalam bidang tri dharma perguruan tinggi, maka Unmus dan Undana menjalin kerjasama. Kerjasama tersebut ditan [ ... ]


Undana Seleksi Lima Bank Umum
07/04/2017
article thumbnail


Kamis, (6/4), Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof.Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D mengadakan seleksi terhadap lima Bank umum di wilayah NTT yang nantinya akan menjadi Bank mitra dalam  [ ... ]


Artikel Lainnya

1.279 LULUSAN UNDANA DIWISUDA

Sesuai rencana, Universitas Nusa Cendana (Undana) akan mewisuda lagi 1.279 orang lulusannya dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Doktor, Magister, Profesi dan Sarjana Periode Pertama, Tahun 2017, akan berlangsung di Aula Undana Penfui,  Selasa, 28 Pebruari 2017  dipimpin langsung oleh Ketua Senat, Prof.Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D Sebelumnya, pada wisuda Magister, Profesi dan Sarjana Periode Keempat Desember  2016, Undana telah mewisuda 1.388 orang.
Menurut Pembantu Rektor Bidang Akademik Undana, Dr. David B.W. Pandie, MS, dalam gladi bersih wisuda (Jumat 24/02) menjelaskan, prosesi pelaksanaan wisuda kali ini sedikit berbeda karena baru pertama kali Undana mewisuda satu orang lulusan Program Doktor Ilmu Administrasi atas nama, Dr.Drs.Acry Deodatus,MA. Pelaksanaan prosesi wisuda akan dibagi menjadi dua sesi yaitu, sesi pertama dimulai Selasa, pukul 07.00 hingga 10.30 Wita, setelah itu akan dilanjutkan pada sesi kedua mulai pukul 13.00 hingga 16.30 Wita.
Wisuda sesi pertama sebanyak 640 orang wisudawan, dan sesi kedua 639 orang wisudawan. Jumlah tersebut terdiri dari Program Pascasarjana, sesi pertama 31 orang, dan sesi kedua 30 orang. Fakultas Kedokteran (Profesi), sesi pertama 14 orang, begitu juga sesi kedua 14 orang. Fakultas Kedokteran Hewan (Profesi), sesi pertama 8 orang, dan sesi kedua 8 orang. FKIP, sesi pertama 338 orang, sesi kedua 340 orang. Fapet, sesi pertama 16 orang, dan sesi

89 MAHASISWA FST UNDANA IKUT SELEKSI OLIMPIADE MIPA

Sebanyak 89 mahasiswa Fakultas Sains dan Teknik (FST) Universitas Nusa Cendana (Undana), mengikuti seleksi Olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) di Ruang CCTV lantai tiga gedung rektorat Undana Penfui, Rabu, (22/2). Mereka terdiri dari Jurusan Matematika 22 orang, Fisika 20 orang, Kimia 25 orang dan Biologi 23 orang.

Pembantu Dekan I, Drs. Theo dan Cunha, M.Si saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, Olimpiade Mipa di Undana sebenarnya sudah berjalan cukup lama, dan tahun 2017 ini FST diberikan kepercayaan oleh universitas untuk melaksanakan seleksi ini sampai ke tingkat pembinaan wilayah di Denpasar. Karena seleksi ini seleksi wilayah yang meliputi Bali dan Nusra. Setelah seleksi hari ini, panitia akan menentukan berapa mahasiswa yang lolos seleksi ditingkat fakultas, setelah itu mereka harus mengikuti seleksi ditingkat universitas, dan yang lolos ditingkat universitas akan dikirim untuk mengikuti seleksi per wilayah di Denpasar, guna menentukan  mahasiswa berprestasi tinggi untuk mewakili Undana ditingkat nasional pada tanggal 24 Maret mendatang.

Ia menambahkan, universitas yang memiliki Mipa tersebut sangat sedikit sekali, seperti Mipa di Universitas Udayana (Unud) di Bali, Mipa di Universitas Mataram (Unram). Sedangkan di NTT, universitas yang memiliki Mipa yaitu di Undana dan Unika.  “Sebenarnya Mipa di Undana sudah cukup lama, maka

71 Mahasiswa PPG Undana Ikut Orientasi Awal

  • Masa Depan Indonesia Ada di Tangan Guru

 

SEBANYAK 71 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Sarjana Mengajar di daerah Tertinggal, Terluar dan Terdepan (SM-3T),  mengikuti kuliah umum dan orientasi awal PPG SM-3T angkatan V tahun 2017 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nusa Cendana (Undana) di ruang aula lantai tiga Gedung Rektorat Undana Penfui, Selasa (14/2).

Pembantu Rektor Undana, Dr. David B. W. Pandie dalam paparan materinya tentang Kebijakan Pendidikan Karakter dalam perguruan tinggi menyoroti degradasi pendidikan karakter yang kini melanda Indonesia. Ia mengaku, sejak kemerdakaan hingga saat ini, Indonesia masih dililit masalah pendidikan karakter. Padahal, katanya, Indonesia dikagumi pada tataran internasional. “Hanya satu kata buat Indonesia yaitu, amazing (ajaib), karena memiliki ribuan pulau dengan aneka suku, agama, ras, golongan maupun keunggulan sumber daya alam yang melimpah,” cetusnya.

Karena itu, lanjutnya, tak heran bila Indonesia ingin dikuasai bangsa lain. Kendati demikian, orang Indonesia sendiri belum mampu mengakui dan menghargai keunggulan yang dimiliki Indonesia. “Kita justru tidak bangga dengan Indonesia, tetapi kita habiskan energi untuk berkelahi dengan hal-hal yang

Rektor Lantik 25 Pejabat Undana

SEBANYAK 25 pejabat di lingkungan Universitas Nusa Cendana (Undana) dilantik dan diambil sumpahnya oleh Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph. D  di ruang aula lantai tiga Rektorat Undana, Senin (13/2).

Ke-25 pejabat yang dilantik dan diambil sumpah tersebut adalah Dr. Octovianus Nawa Pau, MM., AMB (Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis), Dr. Ir. Marcelin Dj. Ratoe Oedjoe, M.Si (Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan), Ir. Jenny E. R. Markus, M.App, Sc (Kepala Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian pada Fakultas Pertanian), Dr. Jefri S. Bale, ST., M. Eng (Sekretaris Jurusan Teknik Mesin pada Fakultas Sains dan Teknik), Muhamat Jafri, ST., M. Eng (Sekretaris Jurusan Teknik Mesin pada FST), Ben V. Tarigan, ST., MM (Kepala Lab Teknik Mesin pada FST), Drs. Jacob Wadu, M.Si (Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Negara pada FISIP), Drs. Rikhardus S. Klau, M.Si (Sekretaris Jurusan Ilmu Administrasi Negara FISIP), Dr. Khalid K. Moerdany, M.Si (Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis  FISIP), Drs. Lukas J.B.B. Hattu, M.Si (Sekretaris Jurusan Administrasi Bisnis FISIP), Dr. Saryono Yohanis, SH., MH (Ketua Bagian Hukum Tata Negara  FH), Helsina F. Pello, SH., M.Hum (Ketua Bagian Hukum Perdata  FH), Adrianus Djara

Mabes Polri-Undana Jalin Kerjasama

GUNA meningkatkan kapasitas setiap anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri),  Markas Besar Kepolisian Indonesia (Mabes Polri)  melakukan kerjasama dengan Universitas Nusa Cendana (Undana). Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesemapahan atau Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani masing-masing oleh Karojianstra SDM Polri Brigjen Pol. Dr. Eko Indra Heri S. MM, dan Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L.Benu, M.Si.,Ph.D  di ruang teater lantai tiga Gedung Rektorat Undana Penfui, Senin (13/2).

Brigjen. Pol. Dr. Eko Indra Heri S. MM dalam sambutannya mengatakan, sebelumnya implementasi dari adanya MoU tersebut telah dilaksanakan oleh Kepolisian Daerah Kapolda NTT. Guna  meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Polri, maka Polri melakukan kerjasama dengan Undana. Sebelum adanya penandatanganan tersebut, katanya, selama ini Polda NTT telah melaksanakan implementasi dari MoU tersebut.

Bahasa Indonesia Sebagai Pemersatu Bangsa

DI tengah kondisi bangsa yang akhir-akhir ini dilanda aksi intoleransi hingga disintegrasi, maka penggunaan bahasa Indonesia diyakini mampu menjadi perekat dan pemersatu bangsa. Karena itu, bahasa Indonesia harus diutamakan dalam setiap interaksi dan komunikasi antara setiap komponen anak bangsa. Demikian sari pendapat yang disampaikan Kepala Badan Pengembangan Bahasa, Prof. Dadang Sunendar ketika memberikan Kuliah Umum dengan tema “Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia” di aula lantai tiga Gedung Program Pascasarjana (PPs) Universitas Nusa Cendana (Undana), Rabu (8/2).

Dalam kuliah umum yang dipandu moderataor, Dr. Marcel Robot tersebut Prof. Dadang mengatakan, Badan Pengembangan Bahasa merupakan salah satu dari 8 unit yang ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Unit ini, kata dia,  membantu Kemendikbud dalam melakukan pengembangan dan pembinaan bahasa. Dalam melakukan pengembandan dan pembinaan bahasa, lanjut dia, terdapat 30 Balai dan Kantor yang tersebar di setiap provinsi, kecuali Papua Barat, Kalimantan Utara dan Jakarta.

Kerjasama UM dan Undana

  • 23 Dosen FKIP Undana Lulus Doktor di UM

SEBANYAK 23 dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) berhasil menyandang gelar Doktor Bidang Teknologi Pembelajaran, usai mengikuti Program Kerjasama antara Universitas Negeri Malang (UM) dan Undana. Ke-23 Doktor yang telah dinyatakan lulus pada Desember 2016 tersebut, masing-masing adalah Dr. Petrus Ly, M.Si, Dr. Siprianus S. Garak, M.Sc, Dr. Markus U. K. Yewang, MM, Dr. Melkisedek Taneo, M.Si, Dr. Leonard Lobo, M.Kes, Dr. Ignasius Suban Angin, Dr. Labu Juli, M.Hum, Dr. Jonas Thene, M.Hum, Dr. Djakariah, M.Pd, Dr. Firmina Angela Nai, M.Hum, Dr. Henderina Pada, M.Hum, Dr. Taty R. Koroh, S.Pd, M.Pd, Dr. Andreas Ande, M.Si, Dr. Silvester P. Taneo, S.Pd, M.Si, Dr. Benediktus Nama Koten, M.Pd, Dr. Jakobus Jakob, SU, Dr. Laurensius Kian Bera, MA, Dr. Hayon G. Nico, M.Hum, Dr. Yohanes S. Tenawang, M.Pd, Dr. Hiwa Wonda, S.Pd, M,.Pd, Dr. Fransiskus Sanda, M.Hum dan Dr.Imanuel Lohmai, M.Pd. Dengan penambahan 23 orang doktor baru tersebut, maka saat

Undana Sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN

  • Sekolah Dilarang Manipulasi Data Siswa

REKTOR Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si.,Ph.D menegaskan, sekolah dilarang memanipulasi data portofolio siswa dalam mengisi PDDS siswa. Pasalnya, hal tersebut akan diketahui oleh panitia SNMPTN saat melakukan verifikasi ulang. Kemudian, sekolah tersebut akan diberi sanksi dengan tidak mengikutsertakan siswa/siswinya dalam pengisian PDDS pada tahun berikutnya.

Hal ini ditegaskan Rektor, Prof. Fred Benu  saat  memaparkan materi dengan judul Kebijakan SNMPTN dan SBMPTN 2017 pada Sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Sosialisasi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) bagi Kepala SMA/SMK/MA/MAK Kota Kupang dan Kabupaten Kupang di Aula lantai tiga Gedung Rektorat Undana Penfui Kupang, Senin (23/1).

Rektor, Fred Benu mengaku, dua tahun lalu, terdapat sekolah yang melakukan manipulasi portofolio siswa saat pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDDS). Namun, katanya, sekolah tersebut diketahui usai panitia melakukan ferivikasi. “Dua tahun lalu ada sekolah yang kedapatan menipu data siswa dalam pengisian PDSS setelah diverifikasi, jadi kami sudah beri sanksi tegas dengan tidak mengikutsertakan peserta didik sekolah tersebut melalui

Page 3 of 44