Unmus-Undana Jalin Kerjasama
07/04/2017
article thumbnail

DALAM rangka memajukan Universitas Musamus (Unmus) maupun Universitas Nusa Cendana (Undana) dalam bidang tri dharma perguruan tinggi, maka Unmus dan Undana menjalin kerjasama. Kerjasama tersebut ditan [ ... ]


Undana Seleksi Lima Bank Umum
07/04/2017
article thumbnail


Kamis, (6/4), Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof.Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D mengadakan seleksi terhadap lima Bank umum di wilayah NTT yang nantinya akan menjadi Bank mitra dalam  [ ... ]


Artikel Lainnya

Ukir Sejarah, 28 Dokter Undana Dilantik

FAKULTAS Kedokteran (FK) Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali mengambil sumpah dan melantik dokter baru. Kali ini FK Undana mengukir sejarah. Pasalnya, pengambilan sumpah dan pelantikan dokter periode Januari 2017 merupakan yang terbanyak sejak FK Undana didirikan tahun 2008 silam.  Sebanyak 28 dokter diambil sumpah dan dilantik dalam acara bergengsi tersebut.

Ke-28 dokter tersebut adalah dr. Berlan Paul Erens Chandra, S. Kes, dr. Arlando M. Anapaku, S.Ked, dr. Caroline C.Age, S. Ked, dr. Arviera Debyana Kay, S. Ked, dr. Yohana R. D. Mambur, S. Ked, dr. Jefren E. Bulan, S.Ked, dr. Maria L. Ngoa Redo, S. Ked, dr. Yuselin Taopan, S. Ked, dr. Maria Eka T. Febyanti, S. Ked, dr. Cristofel A. Umbu Hapat, S.Ked, dr. Novela V. Tanuab, S. Ked, dr. Fivilia A. Bora, S.Ked, dr. Lewis R. A. Nggeolima, S.Ked, dr. Aneke S. M. Hermanus, S.Ked, dr. Maria S. M. da Rato, S. Ked, dr. Rudi C. Lado, S.Ked, dr. Sepriati M. Haning, S.Ked, dr. Prakosa Wicaksono, S.Ked, dr. Octavina Sri Indra H, S.Ked, dr. Reinildis H. U. Hane, S.Ked, dr. Jelstin Andini, S.Ked, dr. Noldy J. R. S. Kallau, S.Ked, dr. Monica V. Pramita, S.Ked, dr. Lestari Wacika, S.Ked, dr. Maria K. Bogastim, S.Ked, dr. Patricia G. Fernandez, S.Ked, dr. Petrus Y. Lasan, S.Ked dan dr. Apriani E.

Rektor Canangkan 2017 Sebagai Tahun Mutu

REKTOR Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph. D mencanangkan tahun 2017 sebagai tahun mutu Undana. Dengan ditetapkan tahun mutu, katanya, semua pihak harus bisa bekerjasama memberikan pelayanan yang bermutu bagi mahasiswa Undana.  Hal ini dikatakan Prof. Fred Benu, usai acara Natal bersama Civitas Akademika Undana dan Pembukaan Tahun Kerja 2017 di Aula Undana, Penfui, Jumat (6/1).

Pada kesempatan itu, Rektor Fred Benu mengajak seluruh warga kampus Undana agar mampu meningkatkan pelayanan bermutu kepada mahasiswa sesuai dengan visi Undana, Perguruan Tinggi Berorientasi Global. Inti dari pengembangan pendidikan tinggi ada pada kualitas manusia. Sebagai pelayanan pendidikan tinggi, Undana pada tahun ini mengedepankan pelayanan  yang berpusat pada mahasiswa. Jadi dalam meningkatkan mutu pembelajaran, penelitian dan pengabdian, Undana terus meningkatkan jumlah dan mutu sumberdaya manusia dosen dan staf kependidikan melalui program

Menristek Dikti Tambah Anggaran Beasiswa Bidik Misi

MESKI pada tahun 2017 mendatang anggaran Beasiswa Bidik Misi dan Afirmasi Pendidikan Tinggi (Adik) bagi mahasiswa, mengalami penurunan sebesar 1 triliun yaitu dari Rp 40 triliun tahun 2016 menjadi Rp 39 triliun pada tahun 2017. Namun Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi akan menambah anggaran tersebut. Caranya dengan memangkas anggaran-anggaran yang tidak penting di Kemenristek Dikti. Hal ini disampaikan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Prof. Mohammad Nasir ketika memberi kuliah umum dihadapan mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi dan Adik di Aula Undana, Jumat (16/12).

Hal tersebut, kata Nasir, untuk memajukan kualitas mahasiswa di semua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. “Mudah-mudahan beasiswa Bidik Misi dan Afirmasi Pendidikan (Adik), mahasiswa bisa bergairah dan terus belajar,” kata Mantan Rektor Universitas Diponegoro itu. Di sela-sela kuliah umum tersebut, Menristek Dikti pun meminta mahasiswa peraih Indeks Predikat Kumulatif (IPK) 3,70 dan mahasiswa Bidik Misi dari daerah Tertinggal, Terluar dan Terdepan (3-T) untuk menerima hadiah. Usai memberikan hadih, Menristek Dikti mengaku dirinya

Acry Deo Datus, Lulusan Doktor Perdana Undana

Universitas Nusa Cendana (Undana) diusianya yang ke-54 kembali menorehkan sejarah baru. Sejarah baru tersebut adalah dengan melahirkan Drs. Acry Deo Datus, MA menjadi lulusan doktor perdana Undana. Acry Deo Datus dinyatakan lulus doktor dengan cumlaude setelah mengikuti sidang promosi terbuka yang dilaksanakan di ruang Aula Undana, Penfui, Kamis (15/12).

Sidang yang dibuka oleh Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph. D, diawali dengan mempersilahkan Ketua Tim Promotor, Prof. Dr. Alo Liliweri, MS mengajukan pertimbangan kelayakan akademisi dari promovendus, Dr. Acry Deo Datus untuk diuji dalam sidang. Setelah pertimbangan kelayakan tersebut disampaikan, Dr. Acry Deo Datus kemudian memaparkan resume Disertasi dengan judul “Etnokrasi Dalam Pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Timur (Studi Tentang Etnisitas Dalam Birokrasi dan Persepsi Terhadap Pelayanan Publik Pada Pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Timur Pasca Pilkada 2003 dan 2013)”.

Dalam sidang tersebut, Dr. Acry Datus dicecar sejumlah pertanyaan, masukan dan sanggahan terkait dengan judul disertasi, baik oleh dewan penguji,

UNS-Undana Jalin Kerjasama

Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan Universitas Nusa Cendana (Undana) berkomitmen menjalin kerjasama dalam bidang tri dharma pendidikan, yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) masing-masing dilakukan oleh Rektor UNS, Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS dan Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L.Benu, M.Si.,Ph.D, di ruang teater lantai tiga Gedung Rektorat Undana, Jumat (9/12).

Rektor Undana, Prof. Fred Benu dalam kata pengantarnya menyambut baik ide Rektor UNS, Prof. Ravik bersama pimpinan fakultas, pascasarjana, lembaga, dan biro ke Undana dalam mengagas kerjasama. Pada kesempatan itu, Rektor Fred Benu memberikan garis besar tentang pengembangan dan sejumlah komunitas di lingkungan Undana kepada tamu UNS antara lain, Undana memiliki 11 fakultas dengan total mahasiswa reguler mencapai 25 ribu orang, dan bila ditambah mahasiswa non reguler seperti PPKHB dan PDD, maka totalnya hampir mencapai 30 ribu orang. Jumlah tenaga pengajar dengan kualifikasi S-2 sebanyak 642 orang, S-3 sebanyak 155 orang, dan

Lulusan FH Harus Bekerja dan Berdoa

LULUSAN Fakultas Hukum (FH) Universitas Nusa Cendana (Undana) diminta agar tetap belajar untuk mengasah kemampuan dan skill selama berada di tengah masyarakat. Selain itu, harus tetap bekerja dan berdoa agar bisa mendatangkan kebaikan bagi diri sendiri, keluarga bangsa dan negara maupun bagi almamater FH Undana. Permintaan ini disampaikan Dekan FH Undana, Jhon Nome, SH, MH ketika memberikan sambutan pada acara pelepasan wisuda Fakultas Hukum Undana periode keempat, Desember 2016, di pelataran Kantor FH Undana, (2/12).

Mengawali sambutannya, Nome menjelaskan sejarah singkat berdirinya FH Undana yang berdiri pada tahun 1962 dengan nama Fakultas Ketatanegaraan dan Ketataniagaan (FKK), hingga kini menjadi Fakultas Hukum. Ia mengaku, sengaja tidak membuat acara tersebut di hotel dan memilih pelataran FH, karena tempat tersebut merupakan tempat yang biasanya digunakan para mahasiswa maupun dosen untuk membangun budaya diskusi. “Jadi tempat ini merupakan tempat mahasiswa maupun dosen untuk berpikir dan berdiskusi di bawah pohon, karena banyak filsuf yang muncul ketika berdiskusi dibawah pohon,” ujarnya. Selain itu, pelataran tersebut merupakan saksi para

Dosen Undana Harus Bisa Jadi Teladan

DOSEN Universitas Nusa Cendana (Undana) diminta agar bisa menjadi teladan bagi para mahasiswa yang juga adalah peserta didik. Pasalnya, para mahasiswa akan mengikuti teladan yang dilakukan oleh dosen atau pengajar, ketimbang apa yang diucapkan oleh dosen di depan kelas. Demikian disampaikan Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph. D ketika menyampaikan materi dengan judul “Perguruan Tinggi, Pembangunan karakter dan Kemajuan Bangsa” pada Pelatihan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekerti) dan Applied Aproach (AA) Bagi Dosen PNS dan Kontrak Undana, Selasa (6/12) di Hotel T-More, Kupang.

Ia mengatakan, data terakhir oleh World Economy Forum (WEF) yang menunjukkan peringkat daya saing Indonesia merosot dari peringkat ke-37 tahun lalu menjadi peringkat ke-41 tahun ini dari 138 negara. Kendati pengembangan sektor keuangan dinilai cukup baik, yakni naik tujuh peringkat, Indonesia anjlok 20 peringkat dalam kesehatan dan pendidikan, khususnya pendidikan dasar. Secara keseluruhan, skor Indonesia 5,42 dan Laporan yang sama menyebutkan bahwa teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Indonesia ada di peringkat ke-91. Itu karena penetrasi

Wisudawan Undana Diminta Tingkatkan Daya Saing

Wisudawan Universitas Nusa Cendana (Undana) diminta agar meningkatkan daya saing, khususnya daya saing pribadi maupun daya saing bangsa, dengan menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) secara bertanggungjawab bagi eksistensi dan kemajuan bangsa dan negara. Selain itu, wisudawan pun diminta agar memiliki nilai dan karakter kebangsaan agar tidak menggunakan iptek untuk tujuan yang conter-produktif, bahkan yang bersifat disintegratif. Permintaan tersebut disampaikan Rektor selaku Ketua Senat Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph. D ketika menyampaikan pidato pada acara wisuda Magister, Profesi dan Sarjana, periode keempat tahun 2016 di aula Undana, Senin (5/12).

daya saing, khususnya daya saing bangsa dan daya saing pendidikan tinggi, Fred Benu mengatakan, data terakhir oleh World Economy Forum (WEF) yang menunjukkan peringkat daya saing Indonesia merosot dari peringkat ke-37 tahun lalu menjadi peringkat ke-41 tahun ini dari 138 negara. Kendati pengembangan sektor keuangan dinilai cukup baik, yakni naik tujuh peringkat, Indonesia anjlok 20 peringkat dalam kesehatan dan pendidikan, khususnya pendidikan dasar. Secara keseluruhan, skor Indonesia 5,42 dan Laporan yang sama menyebutkan bahwa teknologi

Page 4 of 44