Pesan Perjuangan 3 Pahlawan Nasional Warnai Upacara Bendera 10 November di Undana
10/11/2017
article thumbnail

Jumat 10 November 2017 pukul 07.30, Universitas Nusa Cendana (Undana) memperingati 10 November sebagai hari pahlawan nasional yang ke-72 melalui upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Rektor, Pro [ ... ]


Bahas Pembangunan Daerah Tertinggal
01/11/2017
article thumbnail

Bappenas Gelar Seminar Akhir EKPDBadan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia menggelar seminar akhir Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah (EKPD) “Pembangunan Daerah Tertingga [ ... ]


Artikel Lainnya

Terobosan Undana Makin Diminati

TEROBOSAN Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk berkonsentrasi dalam bidang lahan kering kepulauan mulai menuai daya Tarik. Berbagai pihak kini kepincut untuk melakukan kerja sama. Salah satunya adalah kerja sama yang digagas oleh Dekan Faperta Undana, DR.Damianus Adar dengan berbagai pihak sekolah. Kerja sama dalam bentuk praktek kerja industry (prakerin) ini sudah dilakukan pada tahun kedua lalu. Tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan prakerin, sebut Adar.

Salah satu sekolah yang tetap mengirimkan mengirimkan pelajarnya tahun ini adalah SMK Negeri 1 Sambi Rampas sebanyak 31 orang. Dan untuk pertama kalinya SMK Negeri Elar Lampang, Flores Timur mengirim 18 pelajarnya mengikuti prakerin selama tiga di sekolah lapangan lahan kering kepulauan Undana.

Rektor, Profesor Fred L. Benu mengawali sambutannya pada acara pembukaan prakerin dan pelepasan mahasiswa magang di beberapa daerah di Jawa, Selasa (4/7) mengatakan, untuk mengembangkan ilmu pendidikan dan teknologi, khususnya di bidang lahan kering, antara teori dan praktik harus sejalan. Dalam menghadapi tantangan masa kini, tak hanya pada bidang vokasi saja, namun bidang-bidang lain pun harus terbiasa dengan melakukan praktik. Ia mengatakan, mahasiswa Undana patut bangga, karena kini tempat praktik sudah tersedia.

Kampus Harus Bersuara dan Melawan Radikalisme dan Intoleransi

KAPOLDA NTT, Irjen Pol Agung Sabar Santoso meminta agar kampus dalam hal ini Civitas Akademika Universitas Nusa Cendana (Undana) harus bersuara dan melawan segala bentuk kegiatan intoleransi dan kelompok intoleransi yang ada di NTT, khususnya dan Indonesia umumnya. Permintaan tersebut disampaikan Kapolda di sela-sela saat acara silahturahmi dan buka puasa bersama dengan Rektor, Prof.Fred Benu bersama jajaran pimpinan universitas, fakultas, lembaga, pascasarjana, biro di lingkungan Undana, Rabu (21/6) lalu di ruang Teater lantai tiga Undana Penfui.

“Jadi radikalisme dan intoleransi menjadi ancaman serius bagi NKRI. Maraknya kultur intoleransi terus mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa. Masyarakat NTT, terutama di kampus jangan sampai terpancing. Kita mesti menjaga keberagaman di daerah ini. Kita masih merasa bangga, karena di kampus masih menjunjung tinggi sikap toleransi antar umat beragama. Sikap ini perlu dipertahankan oleh warga kampus Undana, agar keberlangsungan hidup umat beragama dapat saling menghargai dan memilihara hak dan kewajiban masing-masing. Secara khusus, saya meminta agar organisasi kemahasiswaan yang berada di dalam kampus Undana harus menciptakan kader-kader yang mempunyai tanggungjawab terhadap bangsa dan negara. Tugas dan tanggungjawab pimpinan Undana yang adalah dosen, agar supaya melahirkan para sarjana baru sebagai pemimpin bangsa masa depan yang peduli dalam usaha bersama merawat persaudaraan, persatuan dan kesatuan,” kata Kapolda, Sabar Santoso.

Undana Wisuda, 119 Lulus dengan Pujian

© Wisudawan: Penanda dan Penentu Kualitas Peradaban Manusia

Kamis, 22 Juni 2017, Universitas Nusa Cendana (Undana) telah mewisuda 992 orang lulusannya dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Magister, Profesi dan Sarjana Periode Kedua, Tahun 2017 di Aula Undana Penfui, dipimpin langsung oleh Ketua Senat, Prof.Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D Sebelumnya, pada wisuda Magister, Profesi dan Sarjana Periode Pertama Tahun 2017, Undana juga telah mewisuda 1.223 orang. Pada kesempatan itu, turut diwisuda satu orang lulusan Afirmasi Papua jurusan Sosiologi Fisip Undana atas nama Yupiter Ondou,S.Sos

Wisuda sesi pertama sebanyak 496 orang wisudawan, dan sesi kedua 496 orang wisudawan. Jumlah tersebut terdiri dari Program Pascasarjana 46 orang sesi pertama 23 orang, dan sesi kedua 23 orang. Lulusan Profesi FK sebanyak 5 orang, sesi pertama 3 orang, begitu juga sesi kedua 2 orang. Lulusan Profesi FKH sebanyak 9 orang, sesi pertama 4 orang, dan sesi kedua 5 orang. FKIP 531, sesi pertama 265 orang, sesi kedua 266 orang. Fapet 26 orang, sesi pertama 13 orang, dan sesi kedua 13 orang. Fisip 115, sesi pertama 58 orang, dan sesi kedua sebanyak 57 orang. FH 71 orang, sesi pertama 36 orang, dan sesi kedua 35 orang. Faperta 34, sesi pertama 16 orang, dan sesi kedua 18 orang. FKM 35, sesi pertama 17 orang, sesi kedua 18 orang. FST 72, sesi pertama 37 orang, dan sesi kedua 35 orang wisudawan.

Sistem Online Masih Menjadi Masalah Bagi Calon Mahasiswa Baru Dari Daerah

Pendaftaran calon mahasiswa baru secara online melalui tiga jalur penerimaan mahasiswa baru Universitas Nusa Cendana (Undana) sudah selesai dilaksanakan. Walaupun pendaftaran mahasiswa baru secara online telah berjalan cukup lama, dengan pertimbangan untuk mempermudah dan menghemat biaya, baik bagi calon mahasiswa maupun perguruan tinggi penyelenggara. Demikian kata Wakil Rektor Bidang Akademik, DR. David B.W. Pandie, MS kepada wartawan media ini beberapa waktu lalu. Tetapi masih saja menjadi masalah bagi calon mahasiswa dari daerah.

Perubahan sistem pendaftaran dari cara manual ke sistem online hingga ini masih menjadi masalah tersendiri bagi calon mahasiswa. Berkaitan dengan itu, Buletin atau media kampus Undana mencoba turun untuk menemui pada pendaftar yang masih datang ke kampus Undana untuk mendaftar sebagai calon mahasiswa. Beberapa orang yang berhasil ditemui media kampus Undana dilokasi pendaftaran di Puskom, rata-rata menyampaikan hal yang hampir sama dengan yang dikatakan Wellem I Pally,Siswa SMAN Pantar Kabupaten Alor, Ati Karolina, Siswi di salah satu SMA Swasta di Adonara, dan Meylinda Alberthus.

6.073 Calon Mahasiswa Ikut Ujian Jalur Mandiri

Sebanyak 6.073 lulusan SMA dan SMK lulusan tahun ini, maupun tahun-tahun sebelumnya, Jumat (7/7) telah mengikuti ujian tulis Seleksi Masuk Mandiri Undana tahun 2017. Para peserta terdiri dari 5.737 berasal Undana dan sisanya berasal kelas PDD Kabupaten Ngada dan Sumba Barat Daya. Demikian data peserta ujian Mandiri yang diperoleh dari Kabag. Pendidikan dan Kerjasama BAAKPSI Undana, Domu Natar, S.TP.

Menurutnya, jumlah peserta yang mengikuti ujian hari ini adalah sesuai data seksi pendaftaran penerimaan mahasiswa baru yang dibuka sejak tanggal 12 hingga 26 Juni pada pukul 08.00 hingga 14.00 Wita di gedung pusat komputer Undana. Jadi memang terlihat hari ini ada beberapa kursi yang kosong, berarti mereka tidak hadir, dan sampai pada akhir ujian status mereka dinyatakan gugur karena tidak hadir tanpa berita yang jelas.

Duta Pemuda di New Zealand Hingga ke USA

  • Julianti Huki

Dalam rangka menjaring Honorary Youth Ambassador New Zealand for Indonesia (Duta terhormat pemuda New Zealand untuk Indonesia), Jawa Pos Group melakukan program yang disebut Zetizen. Zetizen merupakan istilah yang diperuntukan bagi anak usia 12-20 tahun yang lahir di atas tahun 1995. Dengan tema National Challenge: Be a Good Zetizen and go to New Zealand, maka berbagai media massa di bawah naungan Jawa Pos Group melakukan penjaringan untuk mendapat Zetizen terbaik.

Harian Timor Express adalah satu-satunya media Jawa Pos Grup di NTT, yang melakukan penjaringan, berhasil memilih salah satu dari ratusan anak-anak NTT untuk jalan-jalan ke New Zealand (NZ). Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Undana, Julianti Huki berhasil mendapat gelar Alpha Zetizen of The Year setelah mengikuti penjaringan panjang. Ia kemudian menjadi duta Zeitizen untuk NTT bersama rekan lainnya dari berbagai provinsi berangkat ke NZ tanggal 26 November 2016 lalu.

Di di sela-sela pembekalan KKN Undana di ruang aula Undana, Rabu (7/6), gadis murah senyum itu sumringah menjelaskan keikutsertaannya dalam kegiatan Zetizen di NZ. Selain sebagai Alpha Zetizen of The Year yang mewakili 34 provinsi di Indonesia. Kepulangan mereka pun telah diberi gelar Honorary Youth Ambassador New Zealand for Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dari 26 November-3 Desember 2016 di NZ itu diantaranya memperkenalkan kebudayaan Indonesia di NZ, belajar tentang sistem pendidikan di Auckland, NZ, seni dan budaya dari suku Maori di NZ, serta mengunjungi tempat wisata terkenal yang jadi tempat syuting The Lord Of The Rings, The Hobbiton Village.

Undana Terapkan Uang Pangkal di Setiap Fakultas

Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk pertama kali menerapkan uang pangkal di setiap fakultas sejak Undana berdiri 54 tahun silam. Penetapan uang pangkal tersebut menyusul adanya penetapan Undana sebagai universitas berstatus Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU). “Jadi untuk tahun ini kita akan menerima 10.000 mahasiswa dan akan dikenakan uang pangkal, setelah dinyatakan lulus dan mendaftar ulang,” sebut Rektor Undana, Prof.Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D ketika mensosialisasikan Kebijakan Seleksi Mandiri Masuk Undana (SMMU) kepada para pegawai dan dosen di ruang teater, lantai tiga Rektorat Undana, Kamis (6/6).

Penetapan uang pangkal di setiap fakultas berfariasi. Menurutnya, hal itu telah ditetapkan dalam rapat senat. Fakultas yang menetapkan uang pangkal 1,5 juta adalah Fakultas Pertanian, Rp 2,5 juta adalah Fakultas Hukum. Namun, bagi yang melakukan kerjasama dengan FH sebesar Rp 3,5 juta. Fakultas yang menetapkan Rp 3 juta adalah Fakultas Peternakan, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Kesehatan Masyarakat. Sementara fakultas yang menetapkan 7,5 juta adalah Fakultas Kedokteran Hewan dan Rp 125 juta adalah Fakultas Kedokteran.

Dukung Pusat Keunggulan Lahan Kering Kepulauan

  • Undana Gelar Festival Tanaman Hias, Buah dan Kuliner

GUNA mendukung eksistensi pusat keunggulan (centre of excellence) Universitas Nusa Cendana (Undana) di bidang lahan kering kepulauan, Undana terus melakukan kegiatan untuk mendukung pusat keunggulan tersebut, salah satunya adalah dengan menggelar festifal tanaman hias, buah dan kuliner yang diinisiasi oleh Fakultas Pertanian dan Sekolah Lapangan Pertanian Lahan Kering Undana. Demikian disampaikan Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph.D ketika membuka kegiatan tersebut di halaman UPT. Laboratorium Lapangan terpadu Lahan Kering Kepulauan Undana, Senin (20/6)

Ia mengapresiasi kegiatan tersebut, karena telah mendukung upaya Undana untuk memperkenalkan lahan kering kepulauan NTT ke dunia luar. “Sejak tahun 1982 sebenarnya Undana telah menetapkan Pola Ilmiah Pokok yaitu bidang pertanian. Namun, seiring berjalan waktu, maka konsentrasi kita bergeser ke lahan kering kepulauan. Sebab, jika kita menggunakan lahan pertanian saja, maka orang bidang peternakan, perikanan dan lainnya merasa pusat keunggulan ini hanya milik fakultas pertanian. Sehingga, kini kita menyebut pusat keunggulan lahan kering kepulauan,” tandasnya.

Page 5 of 11