Unmus-Undana Jalin Kerjasama
07/04/2017
article thumbnail

DALAM rangka memajukan Universitas Musamus (Unmus) maupun Universitas Nusa Cendana (Undana) dalam bidang tri dharma perguruan tinggi, maka Unmus dan Undana menjalin kerjasama. Kerjasama tersebut ditan [ ... ]


Undana Seleksi Lima Bank Umum
07/04/2017
article thumbnail


Kamis, (6/4), Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof.Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D mengadakan seleksi terhadap lima Bank umum di wilayah NTT yang nantinya akan menjadi Bank mitra dalam  [ ... ]


Artikel Lainnya

Jadi BLU, Undana Tetapkan RBA

PASCA status Universitas Nusa Cendana (Undana) ditingkatkan dari Satuan Kerja (Satker) menjadi instansi pemerintah yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Keuangan (PPK-BLU) berdasarkan Keputusan Kementerian Keuangan (Memenkeu) Republik Indonesia (RI) Nomor 166/KMK.05/2017, maka dalam kurun waktu enam bulan sejak ditetakan menjadi PPK-BLU, Undana akan menetapkan Rencana Bisnis Anggaran (RBA). Hal ini dikatakan Rektor, Prof. Fred Benu di depan jajaran pimpinan fakultas, pascasarjana, lembaga,biro, bagian guna melakukan Konsultasi Penyusunan Anggaran Undana Berbasis Unit Tahun 2017/2018 di aula lantai tiga Gedung Rektorat Undana, Senin (13/3).
Rektor, Fred Benu dalam arahannya mengatakan sistim keuangan Undana sudah harus diperbaharui berbasis PPK-BLU dalam waktu 6 bulan. Di tingkat fakultas, pascasarjana, lembaga, prodi, bagian maupun unit harus menyusun RBA. Dalam penyusunan RBA tersebut, katanya, setiap unit wajib mengisi jenis pendapatan masing-masing. Dikatakan, dalam waktu dekat Pembantu Rektor Bidang Administrasi dan Kuangan, Prof. Ir. Mangadas L. Gaol, M.Si., Ph.D akan ke Kemenkeu guna melakukan konsultasi pola penyusunan anggaran berbasis unit PPK-BLU.
Terkait dengan renumerasi, jelas Fred Benu, tidak serta merta menyebut berapa besaran renumerasi yang akan diterima Rektor, Pembantu Rektor, Dekan, Karo rerta pimpinan lainnya. Namun menurutnya, besaran renumerasi yang diperoleh masing-masing pimpinan harus berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP). Karena itu, katanya, SOP terkait renumerasi pun harus segera dibuat. Ia mengatakan, rencana anggaran sudah harus berbasis PPK-BLU, dan akan dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang akan berlangsung di Maumere dalam waktu dekat ini.

Kemenkeu Tetapkan Undana Jadi BLU

BERDASARKAN Keputusan Kementerian Keuangan (Memenkeu) Republik Indonesia (RI) Nomor 166/KMK.05/2017, maka Undana resmi meningkatkan status dari Satuan Kerja (Satker) menjadi instansi pemerintah yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) Badan Layanan Umum (BLU). Demikian disampaikan Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph.D ketika memimpin rapat pimpinan di ruang aula lantai tiga Gedung Rektorat Undana, Kamis (9/3).
Dalam rapat tersebut, kata Rektor,  Fred Benu   membahas beberapa agenda diantaranya adalah tentang persiapan menghadapi transisi Undana dari Satker ke PPK BLU, sistem renumerasi maupun pembahasan adanya klinik rumah sakit. Ia mengaku, Kemenkeu telah menerbitkan Permenkeu yang memperkenankan Undana menjadi BLU penuh. Untuk itu, jelas Prof. Fred Benu, semua civitas akademika, baik pimpinan maupun staf harus mensyukuri peristiwa tersebut.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Tim BLU yang dipimpin Dr.Ir. Stefanus Manongga.M.Kes.  Dalam waktu dekat, ia akan ke Jakarta guna menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemenkeu atas terbitnya Permenkeu sebagai dasar hukum menjadi BLU. Untuk mengantisipasi pelaksanaan status BLU yang diberikan Undana, maka saat ini terdapat 11 tim, namun kini terdapat 8 tim yang melaksanakan agenda kerja, terutama pada agenda reformasi birokrasi universitas. Terkait anggaran tahun 2018, belum total, sehingga harus diantisipasi atas perubahan status Undana dari Satker menjadi PPK BLU.

IRO Undana Gelar Pameran Pendidikan Internasional

  • Bagi Informasi Beasiswa Kuliah di Dalam-Luar Negeri

INTERNATIONAL Relation Office (IRO) atau Kantor Hubungan Internasional Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar International Education Fair atau Pameran Pendidikan Internasional 2017 selama dua hari, yakni Jumat-Sabtu (10-11/3) di Gedung Bioscience Undana.
Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umun dan Keuangan, Prof. Mangadas L. Gaol, M.Si., Ph. D saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, pameran tersebut sangat baik, sehingga perlu dilakukan terus menerus. Bahkan, menurutnya, harus dilakukan dalam skala yang lebih besar. “Bila perlu kita buat kegiatan ini dalam skala yang besar di hotel dengan mengundang peserta dari setiap kabupaten/kota di NTT,” ujarnya.
Ia mengaku, pada saat ini generasi muda sangat mudah mengakses informasi tentang beasiswa untuk kuliah di dalam dan luar negeri. “Dulu di zaman saya, sekitar tahun  1991, belum ada internet, kami hanya melihat informasi di papan informasi Kantor Rektorat Undana lama,” Kendati demikian, semangat untuk menempuh pendidikan saat itu sangat tinggi. Bahkan ia mengaku, mendapat beasiswa dari Bank Dunia untuk mengambil studi di Australia.

Rektor Buka Pembekalan Mahasiswa KKN Undana

REKTOR Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof.Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D membuka pembekalan mahasiswa KKN Undana periode semester genap tahun 2017 di ruang Aula Undana, Penfui, Rabu (8/3). Dalam sambutannya Benu mengatakan, mahasiswa berhak mengikuti KKN bila telah memenuhi minimal 120 Satuan Kredit Semester (SKS). Ia memperboleh agar mahasiswa yang telah memenuhi 120 SKS agar bisa mengikuti KKN.
“Bagi yang belum memenuhi 120 SKS agar bisa melakukan konsultasi dengan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) dan Pusat KKN,” katanya. Ia ingin agar mahasiswa bisa mengikuti studi dan lulus dengan prestasi yang baik. Selama ini, Prof. Fred, mengaku rentang waktu yang digunakan untuk Praktek Kerja Lapangan (PKL) oleh mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sangat lama.

Karena itu, pihaknya meminta agar Pembantu Rektor Bidang Akademik, Dr. David B. W. Pandie, MSagar bisa bersama-sama mencari jalan keluar dengan pihak LPMP maupun Pusat KKN. “Saya sudah bicara dua kali di tempat ini, tetapi hingga saat ini belum ada solusi untuk mengintegrasikan KKN dengan PKL, sehingga tidak menghabiskan waktu yang lama untuk studi anak-anak, 6 bulan PPL itu angat lama,” ujarnya. Ia berharap, suatu saat PKL dan KKN  yang dilakukan mahasiswa FKIP bisa diintegrtasikan.

SPI Undana Gelar Workshop RKA-KL PTN

SATUAN Pengawas Internal (SPI) Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar workshop tentang Review Rencana Kerja Anggaran Kementerian dan Lembaga (RKA KL) tahun 2018, Senin (6/3) di ruang aula lantai tiga Rektorat Undana Penfui. Workshop tersebut tak hanya dihadiri pimpinan lembaga di Undana, tetapi dihadiri juga oleh pimpinan dan staf SPI Politeknik Negeri dan Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph. D dalam sambutannya mengaku pelaksanaan workshop tersebut sangat penting, karena bisa mereview rencana kerja dan anggaran yang akan diperuntukan bagi Undana pada tahun 2018 mendatang.
Selain itu, pelaksanaan workshop tersebut untuk melihat kesalahan dalam penyusunan RKA KL tahun 2017. Pada kesempatan tersebut, Prof. Fred Benu, menyentil beberapa fakultas yang merencanakan kegiatan yang tidak ada hubungan dengan fakultas. “Misalnya ada perlombaan uji cepat keong, kalau Fakultas Peternakan mau buat lomba kuda, itu masih relevan daripada lomba uji cepat keong,” sentilnya. Ia menyayangkan, ada pimpinan tingkat prodi dan jurusan yang mengeluhkan program

Asesor Visitasi Prodi Agroteknologi Faperta

DALAM rangka melakukan reakreditasi sejumlah program studi (prodi), maka salah satu prodi yang dikunjungi Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk melakukan visitasi adalah Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian (Faperta), Universitas Nusa Cendana (Undana). Dua Asesor BAN-PT tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Asep Sapei, MS dan Dr. Ir Sri Rahayu Utami, M.Sc.
Prof. Dr. Ir. Asep Sapei, MS dalam sambutannya pada acara pembukaan Visitas Akreditasi Prodi Agroteknologi Faperta Undana, di Aula Lantai dua Prodi Agroteknologi, Faperta, Kamis (3/3) mengatakan visitasi dilakukan untuk mendapatkan informasi di lapangan sesuai dengan data akreditasi borang yang telah dajukan panitia borang akreditasi prodi.
“Jika dalam instrument borang akreditasi dijelaskan dengan menggunakan kata-kata-tetapi dengan visitasi, maka bisa diperoleh informasi lapangan, apakah sesuai atau tidak sesuai dengan data akreditasi borang,” katanya. Ia mengatakan, status BAN-PT sebagai pembina dalam menentukan status prodi.
BAN-PT pun tidak mencari kesalahan tetapi mencari tahu sejauh mana hasil borang akreditasi di lapangan. “Jadi bukan berarti kita menghakimi prodi karena tidak mendapat akreditasi yang baik, tetapi dalam rangka proses pembinaan dan pengembangan prodi, sudah sejauh mana hasil borang akreditasi di lapangan,”

Rektor Undana : Jangan Remehkan Generasi Muda

REKTOR Universitas Nusa Cendana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph. D meminta kepada para orangtua, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat agar tidak meremehkan generasi muda. Khususnya, 1.279 lulusan Undana yang diwisuda tanggal 28 Februari 2017. Pasalnya, para lulusan Undana sebagai pemberi garansi, tetap eksisnya bangsa dan negara Indonesia lebih dari 1000 tahun. 
“Karena itu, jangan pernah meremehkan generasi muda, khsusnya anak-anakku yang diwisuda pada hari ini, karena merekalah sebagai pemberi garansi, tetap eksisnya bangsa dan negara ini lebih dari 1000 tahun,” tandas Rektor, Prof. Benu saat menyampaikan pidato pada prosesi Wisuda Doktor, Magister, Profesi dan Sarjana Undana Periode Pertama Tahun 2017, Selasa (28/2) di Aula Undana Penfui,” katanya.

Meskipun para wisudawan Undana memiliki keragaman dalam latar belakang sosial, ekonomi, politik, dan agama. Namun Rektor,Prof.Fred Benu, meminta kepada orangtua, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat untuk membuka ruang bagi generasi muda untuk mengoptimalkan potensi dan kelebihan yang dimiliki,agar para lulusan Undana mampu berekspresi mengisi sejumlah kekosongan dan kekurangan yang selama ini masih dialami dalam proses pembangunan bangsa.

Alumni FH Jangan Berorientasi Jadi ASN

PARA alumni (FH) Universitas Nusa Cendana (Undana) yang akan diwisuda pada tanggal 28 Februari 2017 diminta agar tidak berorientasi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS). Permintaan tersebut disampaikan Sekretaris Ikatan Keluarga Besar Alumni FH Undana, Ansi Damaris Rihi Dara ketika memberikan sambuatan pada acara Pelepasan Wisudawan/ti FH Undana Periode Februari 2017 di pelataran Kantor FH Undana, Senin (27/2). 
“Jangan bermimpi jadi PNS. Jadilah pencipta lapangan kerja bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara,” tandasnya. Ia justru meminta kepada 72 wisudawan/ti FH Undana agar tidak bermimpi menjadi orang hebat, sukses dan kaya, tetapi berusaha menjadi orang baik. Pasalnya, kata Rihi Dara, bila menjadi orang baik, maka para alumni FH Undana akan menjadi orang hebat, sukses dan kaya.
Ia pun meminta kepada orangtua agar tidak menuntut alumni FH Undana yang baru dilepas untuk menjadi ASN. “Jangan menganggap bahwa sukses adalah ketika berhasil menjadi PNS. Budaya tersebut merusak harapan untuk menciptakan lapangan pekerjaan,” tegasnya. Ia mengisahkan, 20 tahun silam, ketika dirinya masih menjadi mahasiswa FH Undana, terdapat suka dan duka perjuangan. Ia mengisahkan, cara belajar yang membuat dirinya mudah mengingat materi adalah, menyimak dan mencatat apa yang disampaikan dosen, setelah pulang ke rumah, maka

Page 2 of 44