Unmus-Undana Jalin Kerjasama
07/04/2017
article thumbnail

DALAM rangka memajukan Universitas Musamus (Unmus) maupun Universitas Nusa Cendana (Undana) dalam bidang tri dharma perguruan tinggi, maka Unmus dan Undana menjalin kerjasama. Kerjasama tersebut ditan [ ... ]


Undana Seleksi Lima Bank Umum
07/04/2017
article thumbnail


Kamis, (6/4), Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof.Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D mengadakan seleksi terhadap lima Bank umum di wilayah NTT yang nantinya akan menjadi Bank mitra dalam  [ ... ]


Artikel Lainnya

SPI Undana Gelar Workshop RKA-KL PTN

SATUAN Pengawas Internal (SPI) Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar workshop tentang Review Rencana Kerja Anggaran Kementerian dan Lembaga (RKA KL) tahun 2018, Senin (6/3) di ruang aula lantai tiga Rektorat Undana Penfui. Workshop tersebut tak hanya dihadiri pimpinan lembaga di Undana, tetapi dihadiri juga oleh pimpinan dan staf SPI Politeknik Negeri dan Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph. D dalam sambutannya mengaku pelaksanaan workshop tersebut sangat penting, karena bisa mereview rencana kerja dan anggaran yang akan diperuntukan bagi Undana pada tahun 2018 mendatang.
Selain itu, pelaksanaan workshop tersebut untuk melihat kesalahan dalam penyusunan RKA KL tahun 2017. Pada kesempatan tersebut, Prof. Fred Benu, menyentil beberapa fakultas yang merencanakan kegiatan yang tidak ada hubungan dengan fakultas. “Misalnya ada perlombaan uji cepat keong, kalau Fakultas Peternakan mau buat lomba kuda, itu masih relevan daripada lomba uji cepat keong,” sentilnya. Ia menyayangkan, ada pimpinan tingkat prodi dan jurusan yang mengeluhkan program

atau kegiatan yang tidak diakomodir di tingkat fakultas kepada dirinya selaku pimpinan Undana.
Karena itu, menurutnya, rakor tingkat fakultas harus melibatkan pihak-pihak di tingkat prodi agar program dan rencana anggara di tingkat prodi bisa terakomodir. Ia menjelaskan, dalam mereformasi penyusunan anggaran, biasanya pada awal dan akhir tahun, setiap fakultas dan unit akan diserahkan anggaran terpadu yang biasanya disebut DIPA. Ia mengkritisi, anggaran yang sudah disahkan dalam rakor tahun 2016, kemudian dilakukan revisi. Hal tersebut, katanya, kemudian menyebabkan revisi geser. Ia meminta, tahun 2017 ini, setelah direview oleh SPI, maka SPI harus kembalikan ke unit dan meminta perbaikan sesuai dengan arahan SPI.
Ia memberi batas waktu perbaikan, yakni sebelum rakor, yakni tanggal 20 Maret. Ia meminta agar pagu indikatif harus dimasukan sebelum tanggal 20 Maret dengan sistim online.  Ia mengatakan, yang masuk dalam pagu tersebut, minimal kegiatan kemahasiswaan 6 persen, penelitian 10 persen, belanja modal 10 persen. 40 persen untuk kebijakan yang bersifat mandatori dan lain-lain.
Pada kesempatan tersebut, ia memberi peringatan kepada setiap pimpinan fakultas, agar bisa menggunakan anggaran Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Undana yang nilainya hampir mencapai Rp 70 miliar. Bila dana tersebut tidak digunakan, maka akan diambil oleh kementerian. “Jadi anggaran tersebut harus digunakan, daripada nanti dikembalikan ke kas negara,” katanya. Karena itu, ia meminta agar setiap pimpinan yang telah merencanakan kegiatan agar segera mengeksekusi anggaran tersebut. Beberapa kegiatan prioritas, kata Rektor, pembangunan gedung micro teaching FKIP, gedung auditorium Undana, maupun bagi Faperta. Workshop tersebut berlangsung dari tanggal 6 hingga 9 Maret mendatang. Pantauan media ini, turut hadir Pembantu Dekan Bidang Akademik, Dr. David B. W. Pandie, MS, Karo BAAKPSI, Drs Jimmy Benu, M.Si Ketua SPI Undana, Dr.Ir. Wiendiyati,MP, peserta dari Undana, Poltek maupun Politani Undana. [refl/ovan/ds]

 

Add comment

Komentar anda sangat penting, oleh karena itu periksa komentar dengan seksama sebelum mengirimkan. Pertahankan toleransi antar suku, ras dan agama.


Security code
Refresh