[google-translator]

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Dua Pejabat Dilantik, Prof. Apris Kembali Jadi Dekan FKM

Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc, kembali melantik 2 (dua) orang pejabat di lingkungan Undana di  Aula Rektorat Undana, Jumat (19/8/2022) siang. Selain melantik Koordinator Program Studi Farmasi pada Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH), Dr. Magdarita Riwu, S.Farm., M.Farm., Apt, Rektor juga melantik Prof. Dr. Apris A. Adu, S.Pt., M.Kes sebagai Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM). Prof. Apris sebelumnya menjabat sebagai Dekan FKM sejak 2018-2022. 

Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya akhirnya mengambil keputusan untuk melantik Prof. Apris, terlepas dari berbagai perbincangan internal maupun eksternal di lingkungan Undana. Ia mengganggap, persoalan yang diperbincangkan tersebut telah selesai secara internal, dan tidak perlu dipersoalkan. Namun demikian, lanjut Dr. Maxs, hal itu perlu menjadi pembelajaran bagi seluruh pimpinan di lingkungan Undana. “Ini pembelajaran buat kita semua, khususnya FKM bahwa apa yang dilakukan pada masa lalu, tetapi saat ini berdasarkan regulasi yang ada, maka kita sesuaikan untuk melantik Dekan FKM,” ujarnya.

 

Dekan FKM Undana, Prof. Apris menandatangani berita acara pelantikan disaksikan Rektor Dr. Maxs, Wakil Rektor II, Ir. Jalaludin, M.Si dan Kepala Biro Umum dan Keuangan, Dra. Karolina K. Sangkala, M.Si di Aula Rektorat, Jumat (19/8/2022) siang.

 

Pada kesempatan itu, Rektor juga meminta Dekan FKM maupun Koordinator Prodi agar bertanggungjawab meningkatkan akreditasi Prodi. “Dekan FKM, mohon perhatikan agar lama studi mahasiswa FKM harus sesuai standar. Jangan sampai ada mahasiswa yang melewati masa studi dalam waktu lama, bahkan sampai drop out (DO). Ini juga catatan bagi kita semua,” tegas Rektor dihadapan sejumlah pimpinan fakultas, Lembaga dan Unit yang hadir pada saat itu.

 

Rektor juga mengingatkan pimpinan dan dosen Undana agar terlibat dalam kegiatan matrikulasi dan sejumlah kegiatan penerimaan mahasiswa baru yang sedang berlangsung. Pihaknya mengimbau agar pembinaan mahasiswa baru tidak dilakukan oleh mahasiswa. Hal ini agar menghindari segala bentuk kekerasan di lingkungan kampus. Sebab, kebijakan Kemendikbud saat ini, dunia kampus harus bebas dari segala bentuk kekerasan baik kekerasan fisik maupun mental.

“Mohon kontrol anak-anak, kalua tidak bisa dikontrol, maka akan melahirkan kekerasan. Saya nanti cek. Sebab, mahasiswa harus lulus di Undana dengan rasa bahagia dan suka cita, agar menjadi teladan dan agen perubahan di tengah masyarakat,” pungkas Rektor Undana.

 

Tim Humas, Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Humas,

Contact Person (CP): 0813 4331 7070

Kunjungi Media Sosial Undana

YouTube: Official Universitas Nusa Cendana: https://www.youtube.com/channel/UCtB1iZTSBH9etwVDCeeD2yw

Facebook: Universitas Nusa Cendana: https://web.facebook.com/nusacendana1962

Instagram: universitas.nusa.cendana https://www.instagram.com/universitas.nusa.cendana/

 

Comments are closed.
Archives