[google-translator]

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Intensifkan Kerja Sama, PLN UIW NTT Siap Terima Mahasiswa Magang Undana

 

Undana dan PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT kembali mengintensifkan kerja sama yang telah dilakukan kedua belah pihak. Hal tersebut menyusul kunjungan Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. Sc, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Ir. Jalaludin, M. Si dan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Ir. I Wayan Mudita, M. Sc., Ph.D ke Kantor PLN UIW NTT, Rabu (19/1/2022) siang. Jajaran pimpinan Undana diterima General Manager PLN UIW NTT Agustinus Jatmiko dan jajarannya.

Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. Sc dalam pengantarnya mengapresiasi kerja sama yang telah dilakukan Undana dan PLN, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), Juli 2021 lalu antara Rektor sebelumnya, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M. Si., Ph. D dengan General Manager PLN UIW NTT Agustinus Jatmiko.

Dr. Maxs  menyatakan bahwa pihaknya akan melanjutkan kerja sama yang sudah dilakukan kedua belah pihak. Pada kesempatan itu, ia menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi Undana, termasuk persoalan energi listrik yang kerap menghambat pelayanan Undana kepada mahasiswa.

 

Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc dan jajarannya ketika bertemu General Manager PLN UIW NTT Agustinus Jatmiko dan jajarannya di Kantor PLN UIW NTT, Rabu (19/1/2022),  guna membicarakan kelanjutan kerja sama kedua belah pihak.

 

Kerja sama yang telah dilakukan pimpinan Undana terdahulu, dalam hal ini Prof. Fred Benu, untuk membuat hutan energi, guna menyiapkan chips kayu lamtoro, gamal dan kaliandra, ungkap Rektor Undana, akan tetap dilanjutkan. Pihaknya juga menyampaikan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kepada  jajaran pimpinan PLN UIW NTT, di mana mahasiswa saat ini tidak saja belajar di dalam kampus, tetapi bisa di luar kampus, seperti di dunia usaha, industri, maupun perusahaan-perusahaan, termasuk PLN UIW NTT.

Merespons hal tersebut, General Manager PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko menyatakan, PT PLN  UIW NTT akan membantu Undana mengatasi problem kelistrikan yang secara kronis dialami Undana selama ini. Pihaknya menawarkan 4 (empat) skema dan akan memfinalisasi usulan skema-skema tersebut, serta akan diberikan kepada Undana untuk memilih dan menentukan skema yang paling efektif dan visibel menurut Undana.

Sementara, program kerja sama Co-firing (substitusi batubara dengan chips kayu) yang telah berjalan selama ini antara Undana dan PLN, akan diteruskan dan ditingkatkan lagi kapasitasnya dari 10 ribu ton per hari menjadi 30 ribu ton dan akhirnya menjadi 50 rb ton untuk memenuhi kebutuhan PLN. Karena itu, pihak Undana diminta menyusun proposal untuk mendapatkan peluang bantuan mesin pencacah kayu menjadi chips sebagai bentuk CSR PLN.

Menariknya, PLN akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa Undana untuk mengikuti magang di unit-unit PLN. Khususnya, mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Teknik Elektro, Teknik Mesin, Akuntansi, Komunikasi  dan lain-lain. Usai mengakhiri diskusi itu, Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. Sc berkesempatan untuk mengistal aplikasi Program PLN mobile sekaligus mendemonstrasi berbagai fitur layanan yang dimiliki PLN. Rektor Undana ikut memuji PLN UIW NTT yang sudah menjadi institusi layanan publik yang profesional dan membanggakan. (rfl)

Comments are closed.
Archives