[google-translator]

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Undana Jajaki Kerja Sama dengan Shopee Indonesia

 

Undana resmi menjajaki kerja sama dengan salah satu market place ternama di Asia Tenggara, yakni Shopee Indonesia. Kerja sama tersebut akan difokuskan pada bidang pertanian, perikanan dan peternakan.

Kepastian kerja sama tersebut menyusul adanya audiensi secara virtual antara Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. Sc dan jajarannya dengan Tim Shopee Indonesia yang diwakili Anwar Buchari dan Mariana. 

Audiensi yang dilaksanakan di ruang rapat lantai II Rektorat Undana, Rabu (26/1/2022), tersebut dihadiri Wakil Rektor (WR) Bidang Kerja Sama, Ir. I Wayan Mudita, M. Sc., Ph. D, WR Bidang Kemahasiswaan, Dr. Sipri Suban Garak, M. Sc, Kepala Biro Umum dan Keuangan, Dra. Karolina K. Sangkala, M. Si., Plt. Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Humas, Imanuel Saduk, SH., M. Hum, Kepala LP3M Undana, Dr. Ir. Jacob M. Ratu, M. Kes, dan PIC MBKM, Dr. Jefri Bale, M. Eng.

Rektor Undana Dr. Maxs dalam penjelasannya menyambut baik audiensi yang dilakukan kedua belah pihak. “Undana menyambut baik tawaran sekaligus kepercayaan dari Shopee Indonesia, dan akan menggunakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk melakukan pendampingan, kuliah lapangan atau penelitian, baik dosen maupun mahasiswa,” ujar Rektor Undana.

 

Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. Sc dan jajarannya ketika melakukan audiensi dengan Shopee Indonesia secara virtual di Ruang Rapat Lantai II Rektorat Undana, Rabu (26/1/2022).

 

Undana, jelas Rektor Undana, sebagai lembaga pendidikan tinggi, siap berkolaborasi dan memberi sumbangsih pemikiran, keilmuan dan keahlian bagi masyarakat Desa Pana, Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), melalui kerja sama dengan Shopee Indonesia  “Saya berharap dengan adanya konsistensi dan kelanjutan pendampingan yang dilakukan dosen dan mahasiswa Undana, bisa meningkatkan produktivitas pertanian, peternakan dan perikanan masyarakat, khususnya di Desa Pana,” ujar Dr. Maxs.

Untuk mahasiswa, kata Rektor, akan diberi rekognisi magang atau mata kuliah selama 6 (enam) bulan. Sebab, menurut pengalaman empiris, jelas Dr. Maxs, pendampingan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Jika tidak, maka masyarakat akan kembali ke kebiasaan lama, ketimbang melanjutkan usaha atau program yang telah dilaksanakan di desa.

Ia menambahkan, saat ini angka stunting di NTT sangat tinggi di mana satu dari tiga anak di NTT mengalami stunting. Karena itu, jika kerja sama tersebut dapat dilaksanakan dengan baik, maka akan berdampak pada ketersediaan pangan untuk mendukung aspek kesehatan masyarakat desa. Karena itu, Rektor Undana  meminta kerja sama tersebut tidak saja dilakukan di satu desa, tetapi bisa diperluas di beberapa wilayah di NTT.

Perwakilan Shopee Indonesia, Anwar Buchori sangat berterima kasih atas kesempatan audiensi dengan Rektor Undana dan jajarannya. Ia menjelaskan bahwa Shopee Indonesia hadir di Indonesia tahun 2015, bersama dengan beberapa negara di Asia Tenggara. Pada kesempatan itu ia menjelaskan sejumlah keunggulan dan daya tarik Shope. Menariknya, jelas Anwar, Shopee Indonesia sudah membantu masyarakat di Desa Pana, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), yakni dengan membantu 11 pompa air untuk menyuplai air bersih kepada masyarakat.

Sebab, lanjut Anwar, masalah utama di NTT, khususnya di Desa Pana adalah air bersih. Sehingga bantuan pompa air tersebut tidak saja untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga untuk lahan pertanian dan perkebunan.

Tahun lalu, ungkap Anwar, Shopee juga telah memberikan bantuan ternak, berupa 1000 ekor ayam dan juga 1000 ekor ikan lele di Desa Pana. Namun, kendalanya adalah keterbatasan SDM, khususnya soal manajemen perikanan dan peternakan sehingga menyebabkan reduksi sejumlah bibit dan tidak mencapai target yang diinginkan.

Dengan adanya partner baru, yaitu Undana, Shopee berniat bekerja sama, tidak saja pada aspek pertanian dan peternakan, tetapi juga perikanan, dan lainnya. Karena itu, ia mengajak Undana agar bersama-sama melakukan pendampingan kepada masyarakat agar program yang dilaksanakan bisa bertahan dan berkelanjutan.

Sementara itu, WR Bidang Kerja Sama, Ir. I Wayan Mudita, M. Sc., Ph. D menambahkan siap menindaklanjuti kerja sama yang dilakukan dua belah pihak. Karena itu, ia meminta pihak Shopee Indonesia guna segera mengirimkan draf Nota Kesepahaman untuk ditelaah. “Itu merupakan tanggung jawab saya sebagai WR IV, sehingga dikirimkan supaya bisa segera diproses,” ujarnya sembari menambahkan bahwa Undana siap melakukan kerja sama, tidak saja di Desa Pana, tetapi di desa lain di NTT. (rfl)

 

Comments are closed.
Archives