(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Resmikan Gedung FISIP, Rektor Undana Minta Mahasiswa Jadi Prioritas Pelayanan

KUPANG – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) akhirnya resmi memanfaatkan gedung baru tiga lantai yang berdiri megah di samping Gedung Dekanat FISIP di lingkungan Undana.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita sekaligus penandatanganan prasasti yang dilakukan Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc di Gedung FISIP, Rabu 20 Desember 2023.

Peresmian tersebut dihadiri jajaran pimpinan Undana, antara lain Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Paul G. Tamelan, M.Si, dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Jefri S. Bale, ST., M.Eng.

Hadir pula jajaran pimpinan FISIP diantaranya, Dekan Dr. William Djani, M.Si, Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Drs. Jacob Wadu, M.Si, Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Mas’amah, S.Pd, M.S, para pimpinan Prodi, dosen, mahasiswa serta para tamu undangan.

Ibadah peresmian gedung FISIP dipimpin oleh Ketua Majelis Jemaat GMIT Kaisarea Kolhua, Pdt. Stefanus Pandie, S.Th.

Rektor Undana, Prof. Maxs Sanam pada kesempatan itu mengingatkan pimpinan FISIP agar menjadikan mahasiswa sebagai stakeholder utama dalam memberikan pelayanan. Sebab, menurutnya, tanpa mahasiswa, maka dosen maupun tendik tidak bisa apa-apa.

Rektor Undana, Prof. Maxs Sanam menggunting pita, tanda peresmian gedung FISIP, disaksikan jajaran pimpinan Undana dan FISIP.

“Mahasiswa harus mendapat pelayananan terbaik dari kita, tanpa mahasiswa we are nothing (kita tidak bisa apa-apa-red),” tuturnya.

Terkait dengan Pembangunan gedung megah tersebut, kata Rektor, para prinsipnya semua fasilitas itu sebenarnya milik universitas, sehingga bisa digunakan oleh Prodi mana pun.

“Saya yakin, jika kita melakukan penjadwalan pemanfaatan gedung atau sharing resourches, maka tidak ada yang kekurangan gedung kuliah di Undana,” tandas Prof. Maxs Sanam.

Prof. Maxs Sanam juga mendorong pimpinan FISIP Undana agar mempersiapkan sejumlah Prodi untuk  meningkatkan status akreditasi internasional.

“Syarat utamanya adalah lama studi mahasiswa S1 tidak lebih dari 8 semester. Untuk itu, mohon perhatikan lama studi mahasiswa, yang sudah 9 semester ke atas agar segera didorong dan dipercepat agar segera mengakhiri studi,” pungkas Rektor Undana.

Dekan FISIP Dr. Willian Djani, M.Si menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan dan terima kasih kepada jajaran pimpinan Undana saat ini maupun sebelumnya, atas kontribusinya masing-masing dalam pembangunan gedung FISIP.

Menurutnya, gedung tersebut akan digunakan untuk perkuliahan mahasiswa FISIP, khususnya Prodi Ilmu Komunikasi, Ilmu Administrasi Negara dan Politik.

Ketua Majelis Jemaat GMIT Kaisarea Kolhua, Pdt. Stefanus Pandie, S.Th saat memimpin ibadah peresmian gedung FISIP Undana.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa gedung tersebut akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk pelayanan kepada mahasiswa, maupun stakeholder terkait.

Sebelumnya, dalam ibadah peresmian yang dipimpin Pdt. Stefanus Pandie, S.Th menyampaikan 3 (tiga) pesan penting dari bacaan Firman Tuhan dalam Mazmur 127:1.

Pertama, pimpinan Undana maupun FISIP diingatkan untuk tetap mengikuti rancangan Tuhan dalam setiap kehidupan. Sebab, jika tanpa Tuhan yang membangun, maka sia-sialah pembangunan gedung tersebut.

Kedua, Pdt. Pandie menyampaikan bahwa dengan adanya peresmian tersebut, maka ada damai sejahtera yang Tuhan rancangkan kepada civitas akademika FISIP agar dengan bijaksana menggunakan gedung baru tersebut untuk keperluan akademik, serta dapat menyelesaikan sejumlah persoalan.

Ketiga, dalam pemanfaatan gedung tersebut, seluruh civitas akademika FISIP diajak untuk terus dituntun oleh Tuhan melalui Roh Allah.

“Dengan gedung yang kokoh dan megah ini, seharusnya didukung dengan pengabdian sehingga dapat memberi manfaat bagi banyak orang,” seru Pdt. Pandie. (rfl)

FOTO-FOTO

Comments are closed.
Arsip