[google-translator]

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Sosialisasi SNPMB 2023, Simak Cara, Syarat dan Jadwal Daftarnya

Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar sosialisasi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2023. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut menghadirkan pemateri dari Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BPPP), Prof. Dr. Ir. Budi Prasetyo Widyobroto, DESS, DEA, IPU, ASEAN Eng.

Kegiatan yang domoderasi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Annytha I. R. Detha, M.Si tersebut dibuka oleh Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Si didampingi Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Drs. Raynold A. Ludji Nguru, M. Si di Aula Rektorat Undana, Selasa (17/1) pagi.

SNPMB tersebut melibatkan Kepala Sekolah dan Operator Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah (MA) atau sederajat se- Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini agar para Kepala Sekolah dan operator sekolah bisa mengetahui syarat, alur dan jadwal pendaftaran, yang kemudian dilanjutkan ke siswa/siswi kelas XI yang ingin mendaftar di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia, termasuk menyediakan akun sekolah dan siswa.

Tahun ini Ujian Tulis Berbasis Komptensi (UTBK) PTN dilaksanakan di 74 pusat. Lokasi kota dan tanggal tes dapat dilihat di informasi resmi SNPMB-BPPP https://portal.snpmb.bppp.kemdikbud.go.id

Ketua Pelaksana Eksekutif SNPMB 2023, Prof. Dr. Ir. Budi Prasetyo Widyobroto, DESS, DEA, IPU, ASEAN Eng dalam paparannya tentang SNPMB Perguruan Tinggi Negeri tahun 2023 menjelaskan bahwa Tim SNPMB PTN 2023 adalah tim yang dibentuk oleh Mendikbudristek untuk mempersiapkan seleksi masuk PTN.

Ia mengatakan, Terdapat tiga jalur seleksi yaitu seleksi nasional berbasis prestasi (SNBP), seleksi nasional berbasis tes (SNBT), dan seleksi Mandiri.

Prof. Budi menjelaskan, bagi peserta yang ingin mendaftar harus memiliki akun di SNPMB-BPPP. “Registrasi Akun SNPMB-BPPP di Portal SNPMB-BPPP https://portal.snpmb.bppp.kemdikbud.go.id. Pembuatan akun SNPMB untuk sekolah dimulai pada 9 Januari 2023, sedangkan siswa baru bisa melakukan registrasi akun SNPMB 2023 pada 16 Januari 2023,” jelas Prof. Budi.

Berikut ada cara registrasi akun SNPBM 2023 dan jadwal proses penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri 2023.

Cara registrasi akun SNPMB 2023

  1. Kunjungi https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/
  2. Pilih “Daftar”
  3. Pilih siswa untuk pendaftaran siswa atau sekolah untuk pendaftaran sekolah
  4. Isi data lengkap

Siswa harus melakukan registrasi akun SNMPB untuk mengikuti seleksi SNBP maupun SNBT.

Di sisi lain, pendaftaran sekolah membantu pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). PDSS adalah data yang digunakan untuk keperluan penilaian SNBP. PDSS memiliki dua komponen yaitu rekam jejak sekolah dan nilai rapor siswa yang eligible sebagai pendaftar.

Siswa eligible adalah siswa yang memenuhi syarat untuk mengikuti pendaftaran SNBP 2023.

Jadwal SNMPTN dan SNBP 2023

  • Pembuatan Akun SNPMB sekolah: 09 Januari-09 Februari 2023
  • Pembuatan Akun SNPMB siswa : 16 Januari-15 Februari 2023
  • Penetapan Siswa Eligible: 03 Januari-08 Februari 2023
  • Pengisian PDSS: 09 Januari-09 Februari 2023
  • Pendaftaran SNBP: 14-28 Februari 2023
  • Pengumuman Hasil SNBP: 28 Maret 2023

Jadwal UTBK SBMPTN dan SNBT 2023

  • Pembuatan Akun SNPMB: 16 Februari-03 Maret 2023
  • Sosialisasi UTBK-SNBT: 01 Desember 2022-14 April 2023
  • Pendaftaran UTBK-SNBT: 23 Maret-14 April 2023
  • UTBK Gelombang I: 08-14 Mei 2023
  • UTBK Gelombang II: 22-28 Mei 2023
  • PengumumanSNBT: 20 Juni 2023
  • Masa Unduh Sertifikat UTBK: 26 Juni-31 Juli 2023

Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sekolah, yakni SMA/MA/SMK yang mempunyai NPSN.  Ketentuan Akreditasinya adalah:

  • Akreditasi A: 40 % terbaik di sekolahnya
  • Akreditasi B: 25 % terbaik di sekolahnya
  • Akreditasi C dan lainnya: 5% terbaik di sekolahnya

Untuk mengisi Pangkalan Data  Sekolah dan Siswa (PDSS), jelas Prof. Budi, data siswa yang diisikan hanya yang eligibel sesuai dengan ketentuan.

Syarat bagi peserta atau Siswa SMA/MA/SMK kelas terakhir (kelas 12) pada tahun 2023 yang memiliki prestasi unggul: Memiliki prestasi akademik,  memiliki NISN dan terdaftar di PDSS, memiliki nilai rapor semester 1 s.d. 5 yang telah diisikan di PDSS,  peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah PORTOFOLIO.

Sementara itu, jelas Prof. Budi, setiap siswa dari jurusan IPA, IPS atau Bahasa diizinkan memilih Prodi di PTN  Setiap siswa dapat memilih dua program studi dari satu PTN atau dua PTN. “ Jika memilih dua program studi, salah satu harus berada di PTN pada propinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya. Jika memilih  satu program studi, dapat memilih PTN yang berada di provinsi mana pun,” jelasnya.

Ia mengatkan, tahapan pemeringkatan siswa oleh sekolah secara lengkap dapat dilihat pada informasi SNPMB 2023 (diunduh di laman resmi SNPMB-BPPP, ttps://portal.snpmb.bppp.kemdikbud.go.id.

Lebih lanjut, Prof. Budi mengatakan, bagi pendaftar (calon mahasiswa) dari keluarga kurang mampu secara ekonomi, ayo ajukan bantuan biaya pendidikan skema Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah).  Informasi detail dapat dilihat pada website Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id

Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc dalam sambutannya mengatakan sosialisasi tersebut perlu dilakukan agar lulusan SMA/MA/SMK bsa memilih perguruan tinggi yang diinginkan sesuai minat, bakat dan passion mereka.

Ia mengaku, saat ini angka partisipasi kasar Pendidikan Tinggi di Indonesia masih cukup rendah, sebesar 31,9 persen, jika dibanding negara lain di Kawasan Asean. Jika dilihat pada tataran NTT, beberapa kabupaten masih jauh pada angka 18 persen.

Rektor menyebut, PTN di NTT baik Undana dan Unimor biasanya hanya menyediakan kuota sebesar 8000-an bagi calon mahasiswa baru, dmana Undana 6000 dan Unimor 2000-an. Oleh karena itu, dari 355 ibu ribu lebih jumlah siswa saat ini, diharapkan bisa bersaing untuk kuliah di PTN, tidak saja di Undana, tetapi di kampus-kampus lain di seluruh Indonesia.

Rektor juga mengaku, sosialisasi daring tersebut sangat baik, karena bisa diikuti banyak kepala sekolah dan operator. Undana, kata Rektor memiliki tanggungjawab moril untuk meningkatkan angka partisipasi kasar  di NTT. Oleh karena itu, sosialisasi tersebut tidak hanya dilakukan agar para peserta mendaftar di Undana, tetapi terbuka ruang bagi mereka untuk mendaftar di PTN di seluruh Indonesia, sebagaimana minat, bakat dan passion mereka.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Linus Lusi, M.Pd dalam prakatanya menjelaskan bahwa saat ini total siswa SMA/SMK/dan SLB 3 tahun terakhir berjumlah 355 ribu lebih. Namun, dari angka tersebut hanya 50 persen yang berhasil masuk ke PTN, baik di NTT maupun luar NTT.

Karena itu, ia memberi masukan agar Undana bisa memberi sosialisasi yang baik bagi setiap kepala sekolah, agar siswa/siswi kelas IX bisa mempersiapkan diri mendaftar di PTN yang mereka inginkan. Ia juga meminta Undana agar menyosialisasikan Prodi-prodi unggulan yang memiliki akreditasi A atau B kepada sekolah-sekolah agar bisa menjadi rekomentasi bagi para calon mahasiswa nantinya.

Selain itu, kata Linus, para peserta yang memiliki kemampuan akademik yang baik dan memiliki orangtua dengan penghasilan yang rendah bisa mengenyam Pendidikan di Undana, dan PTN lainnya di Indonesia. (rfl)

Comments are closed.
Archives