[google-translator]

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Undana Bakal Diakreditasi, Rektor: Ini Pertaruhan Martabat Kita

Universitas Nusa Cendana (Undana) dijadwalkan pada tanggal 9-11 Februari mendatang akan mendapat kunjungan para asessor untuk melakukan asessmen lapangan terhadap akreditasi Undana.

Undana yang saat ini berakreditasi B, berkomitmen meningkatkan akreditasi menjadi baik sekali atau unggul. Pasalnya, peningkatan akreditasi dinilai merupakan sebuah pertaruhan martabat sebuah perguruan tinggi.

“Kita harus all out (secara total), karena setiap kali akreditasi, ini merupakan pertaruhan gengsi dan martabat kita. Sebab, sekarang semua orang melihat akreditasi,” tandas Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc ketika menyampaikan pandangannya pada rapat persiapan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) Undana yang dilaksanakan di Aula Rektorat, Kamis (12/1/2023).

Rektor menyampaikan, meski saat ini beberapa PTN sudah bergerak mewujudkan akreditasi internasional. Namun, setidaknya Undana harus berjuang agar bisa memperbaiki level akreditasi nasional dengan status akreditasi baik sekali atau unggul.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong para pimpinan unit di lingkungan Undana agar fokus meningkatkan akreditasi di tingkat program studi (Prodi) untuk mendukung akreditasi Undana. Lebih lanjut, harap Rektor Undana, para pimpinan unit bisa bekerja sama menyediakan dokumen-dokumen pendukung akreditasi Undana

Dr. Maxs percaya semua pimpinan unit di Undana memiliki komitmen yang sama meningkatkan akreditasi PT.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si mengatakan, terkait dengan akreditasi Undana, dirinya sudah menyurati setiap unit untuk menyiapkan dokumen yang harus disiapkan. Ia menyebut, surat tersebut telah diberikan Desember 2022 lalu, namun hingga batas waktu yang ditentukan, belum semua unit memasukkan dokumen sebanyak 28 halaman yang diminta.

Untuk itu, dalam waktu dua minggu tersisa ini, semua pihak perlu berkomitmen dan bekerja sama untuk menyiapkan dokumen-dokumen yang diminta.

Terkait dengan asessmen lapangan, meski akan dilakukan secara random, namun Dosen pada Prodi Kedokteran Hewan itu meminta semua pihak menyiapkan dokumen baik fisik maupun non fisik secara baik.

Untuk mendukung asessmen lapangan tersebut, pihaknya juga membentuk tim borang dan tim persiapan asessmen lapangan guna mempersiapkan segala sesuatu, terutama dokumen fisik dan non fisik yang nantinya akan diminta oleh tim asessor

Lebih lanjut, WR I Undana menyatakan, pihaknya menyediakan ruangan khusus untuk tim penyusun borang maupun tim teknis lainnya guna melakukan follow up dokumen satu per satu. Dengan demikian, semua dokumen yang diminta tim asessor bisa terpenuhi.

Sementara itu, Kepala Lembaga Pengembangan, Pembelajaran dan  Penjaminan Mutu (LP3M), Dr. Ir. Jacobus M. Ratu, M.Kes berkesempatan memaparkan syarat perlu akreditasi Undana untuk mencapai unggul atau baik sekali.

Atas sejumlah persiapan yang dilakukan, dirinya memastikan pada tanggal 20-28 Januari, semua data dukung atau bukti sudah terupload ke google drive dan alamat linknya kemudian dikirim ke tim asessmen untuk dipelajari. Ia juga berharap semua tim baik penyusun, pengusul maupun pimpinan universitas maupun fakultas, lembaga dan prodi memiliki persepsi yang sama terkait akreditasi.

Di sela persiapan juga, sebut Dr. Jack- sapaan Kepala LP3M, Undana juga akan mengundang salah satu narasumber untuk memberikan pencerahan bagaimana menyiapkan visitasi. Lebih lanjut, kata Dr. Jack, pada tanggal 25-30 Januari, pihaknya akan memastikan stakeholders atau alumni yang akan dihubungi saat sesi wawancara.

“Mohon bantuan dekan yang punya alumni yang katakanlah kita pandang bisa memberi informasi yang cukup. Kalau bisa alumni bisa kerja di lembaga internasional atau bisa berbahasa Inggris,” harap Kalem LP3M. Setelah itu, seminggu sebelum visitasi, kata Kepala LP3M, tim akan mengirimkan dokumen yang tersedia di google drive ke asesmen sebelum visitasi dilakukan.

Ia mengatakan, Tim Laporan Kinerja Perguruan Tinggi (LKPT) maupun Akreditasi Perguruan Tinggi (IPT), sebut Dr. Jack dalam akreditasi ini memiliki peran penting dalam upaya penyediaan dokumen pendukung akreditasi. Ia juga berharap adanya kerja sama dalam penyediaan dokumen, baik oleh tim maupun para pimpinan di setiap unit, agar peningkatan akreditasi Undana dari B ke baik sekali atau unggul bisa terwujud pada saatnya. (rfl)

Comments are closed.
Archives