(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

FKKH Undana Luluskan 314 Dokter Hewan

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter Hewan Periode XIV, Fakultas Kedokteran Kedokteran Hewan (FKKH) UNDANA dilaksanakan pada Jumat, 21 Juni 2024 kepada 314 Dokter Hewan. Dihadiri oleh Rektor, Ketua Senat FKKH, Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), Sekretaris Senat FKKH, Dekan FKKH, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FKKH, Koordinator Program Studi, Kepala Dinas Peternakan Kota Kupang. Dalam sambutannya, Prof. Dr. drh. Maxs U.E. Sanam, M.Sc menekankan kepada seluruh civitas akademika, para pimpinan dan kepada para dosen bahwa lulusan UNDANA harus ber-IPK yang tinggi, lulus tepat waktu, langsung mendapatkan pekerjaan dan yang paling penting adalah mereka harus lulus dalam keadaan sehat dan bahagia.

Sedangkan kepada para lulusan, mohon dibaca kembali kode etik Dokter Hewan, kewajiban terhadap kolega, kewajiban terhadap negara dan kewajiban kepada pasien dan klien. Saya sampaikan terima kasih kepada orangtua karena telah mempercayakan anak-anaknya dididik di FKKH UNDANA, tutur beliau.

Sementara itu, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), Dr. drh. Muhamad Munaroh, MM menyampaikan dalam sambutannya bahwa setiap tahun PDHI menerima kurang lebih 1000 Dokter Hewan Indonesia, pesan saya tetaplah belajar dan belajar karena ilmu yang kalian dapatkan masih sangat sedikit artinya tuntutan kalian masih sangat banyak karena apabila dibandingkan dengan Dokter Hewan di luar negeri, kita masih sangat ketinggalan.

Lebih lanjut, Dekan FKKH, Dr. dr. Christina Olly Lada, M.Gizi mengatakan, beliau sangat setuju dengan apa yang disampaikan oleh Ketua PDHI. Beliau menambahkan bahwa harus melanjutkan studi S2 maupun spesialis karena ilmu terus berkembang begitu pula dengan penyakit. UNDANA sebenarnya sudah punya wadah untuk melanjutkan studi pada Prodi tersebut yaitu sebanyak 9 orang. Tetap menjalankan atau mengingat kode etik dalam profesi.

Comments are closed.
Arsip