(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Kembali Lantik 7 Pejabat, Begini Pesan Penting Rektor Undana

KUPANG – Sebanyak 7 (tujuh) pejabat di lingkungan Universitas Nusa Cendana (Undana) diambil sumpah dan dilantik untuk menduduki jabatan masing-masing. Pengambilan sumpah dan pelantikan dilakukan oleh Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc di Aula Rektorat, Kamis 21Maret 2024.

Tujuh pejabat yang diambil sumpah dan dilantik, yaitu Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Sains dan Teknik (FST),  Dr. Erich Umbu Kondi Maliwemu, ST., M.Eng; Koordinator Prodi Matematika FST, Rapmaida M. Pangaribuan, S.Si., M.Sc; Koordinator Prodi Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Drs. Fakhruddin, M.Si; Koordinator Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi FKIP, Ronald Dwi Ardian Fufu, S.Pd., M.Pd; Koordinator Prodi Pembangunan S2 Pascasarjana, Dr. I Putu Yoga Bumi Pradana, S.Sos., M.Si; Koordinator Prodi Fisika FST, Dr. Abdul Wahid, S.Si., M.Si dan Koorinator Prodi Teknik Mesik FST, Dr. Ir. Jahirwan Ut Jarson, ST.MT.

Rektor Undana, Prof. Maxs Sanam pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas kesediaan para pejabat menerima tanggung jawab untuk melayani mahasiswa, maupun stakeholders lainnya. Menurut Rektor, Prodi itu sebagai Kawah Candradimuka, meski demikian tidak semua orang ingin menjabat sebagai Korprodi.

Dalam sambutannya, Prof. Maxs Saman menyampaikan sejumlah pesan penting dan motivasi bagi Wakil Dekan (WD) maupun Korprodi.

“Tidak semua orang ingin menjabat, terutama sebagai Koordinator Prodi. Mohon maaf menggunakan istilah yang terlalu provokatif, menjadi Korprodi itu biasanya “orang yang agak kurang waras”, karena pekerjaannya banyak, bebannya banyak, tapi remunerasi dan tunjangannya, kadang malah lebih rendah dari lektor kepala, apalagi professor,” ujarnya.

“Tapi saya percaya bahwa it’s not everything about money (uang bukan segalanya-red). Anda punya idealisme untuk membawa manfaat bagi fakultas, prodi bagi institusi ini jauh lebih penting,” sambung Rektor Undana. Oleh karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada para pejabat yang telah memberi diri dalam manajemen di fakultas khususnya Prodi.

Prof. Maxs Saman juga meminta para pejabat agar menjaga etika birokrasi. “Saya masih melihat ada Wadek yang bertindak lebih dari dekan,” tandasnya.

Khusus untuk WD 2 FST, Rektor berpesan agar mengambil langkah paling dekat yakni mengeksekusi peralatan dari dana revitalisasi.

Ia juga mengajak WD maupun Koprodi agar mendukung percapatan lama studi bagi mahasiswa. Sebab, tugas dosen tidak hanya sekadar menghasilkan IPK tinggi, lulus 7-8 semester dan mendapat pekerjaan, tetapi harus menghasilkan lulusan dalam keadaan sehat dan bahagia, termasuk bebas dari segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual. (rfl)

Comments are closed.
Arsip