(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Polda NTT Minta Undana Lakukan Riset Terkait Pelayanan Kepolisian

KUPANG – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) mengajak Universitas Nusa Cendana (Undana) melakukan riset terhadap pelayanan kepolisian. Sebagai institusi yang bertugas memberi keamanan dan kenyamanan warga Negara, Polri  berkewajiban memberikan pelayanan publik prima sebagaimana amanat UU No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia.

Permintaan tersebut disampaikan Kapolda NTT, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A, ketika berdiskusi dengan jajaran pimpinan Undana di ruang kerja Rektor Undana, Rabu 6 Maret 2024.

Kunjungan Kapolda NTT dan jajarannya diterima Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc, Wakil Rektor (WR) I bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si, WR II bidang Umum dan Keuangan, Dr. Paul G. Tamelan, M.Si, WR IV bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Jefri S. Bale, ST., M.Eng, Dekan Fakultas Sosial dan Ilmu Politik, Dr. Willian Djani, M.Si, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Yefry C. Adoe, SE dan Wakil Dekan Fakultas Hukum, Dr. Jeffry A. Ch Likadja, SH., MH.

Jajaran Polda NTT yang hadir pada kesempatan itu ialah Karo SDM Polda NTT Kombes Pol. Satria Yusada, S.IK., M.Si, Dirintelkam Polda NTT Kombes Pol. Surisman, MH dan Kabid Propam Polda NTT, Dr. Dominicus Savio Yampormase, MH.

Kapolda NTT, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan, dalam pelayanan publik yang dilakukan pihak kepolisian, tidak terlepas dari kekurangan. Menurutnya, lembaga kepolisian, khususnya Polda NTT tidak sempurna, sehingga butuh masukan dari para akademisi.

“Melihat potret inilah maka diperlukan wajah kepolisian yang lebih ramah, humanis tanpa meninggalkan sisi tegas, bersih, kredibel dan berwibawa,” tuturnya.

Untuk itu, dirinya mengajak Rektor Undana dan jajarannya agar memaksimalkan kerja sama yang telah dilakukan kedua belah pihak dengan melakukan riset bersama, kuliah umum terkait masalah-masalah siber crime, dan persoalan-persoalan lainnya yang dihadapi Polda NTT.

Menyambut permintaan Kapolda NTT, Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc mengatakan, Undana pada prinsipnya siap melanjutkan kerja sama yang telah terjalin dengan Polda NTT, terutama dalam melakukan riset demi kepentingan pelayanan publik dan kebijakan Polda NTT

“Saya kira kebijakan dan pelayanan publik berbasis riset itu sangat baik. Ke depan kita minta fakultas terkait untuk bisa terlibat , baik dosen maupun mahasiswanya,” ujarnya.

“Sebelum melakukan berbagai kegiatan, kita akan melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan fakultas terkait seperti Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Sains dan Teknik juga Fakultas Kesehatan Masyarakat, karena ada Program Studi Psikologi,” sambung Prof. Maxs Sanam.

Terkait dengan adanya tantangan media digital, Undana juga memiliki Program Studi Ilmu Komputer pada Fakultas Sains dan Teknik, yang memiliki dosen-dosen yang kapabel untuk diajak bekerja sama. Begitupun dosen di bidang lainnya, seperti bidang hukum, administrasi publik, maupun psikologi.

Hal senada ditambahkan WR IV Undana, Prof. Dr. Jefri S. Bale, ST., M.Eng. Ia mengatakan, terkait dengan kuliah umum dalam bidang teknologi informasi dan siber, Undana juga memiliki Pusat Teknologi dan Informasi terbesar di NTT dan juga dosen-dosen Ilmu Komputer yang kapabel.

“Selain dosen-dosen Ilmu Komputer yang memiliki kemampuan digital dan siber, kita juga punya TIK atau ICT Center, sehingga ke depan kita bisa mendukung dan saling belajar dengan Polda NTT terkait siber dan lainnya” ujar Prof. Jefri.

Bagi Prof. Jefri kehadiran Polisi di mata masyarakat NTT sangat baik, terutama bagi remaja dan anak-anak, namun demikian untuk mengetahui lebih jauh pelayanan publik maupun kebijakan pihak kepolisian, perlu riset yang melibatkan kepolisian, akademisi, maupun mahasiswa (rfl)

Comments are closed.
Arsip