(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

logo

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Universitas Nusa Cendana

26 Dokter Hewan Undana Dilantik Secara Virtual

Baru pertama kali sebanyak 26 dokter hewan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Undana diambil sumpah dan dilantik secara virtual (online/daring). Pengambilan sumpah dan pelantikan dokter hewan angkatan IV dilakukan di Hotel Swiss Bellin, Jumat (4/9/2020).

Plt. Dekan FKH Undana, Dr. Drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc dalam sambutannya  mengapresiasi pelantikan virtual yang dilakukan FKH Undana dalam kondisi sulit pandemi global. Menurutnya, Covid-19 telah mempengaruhi bahkan mentransformasi cara berinteraksi, khususnya cara pembelajaran, ujian komprehensif, kompetensi dilakukan secara online. “Bahkan, saat ini kita ambil sumpah dan lantik dokter hewan secara online. Sebuah cara yang luar biasa, ini pertama kali FKH Undana lakukan secara online,” ungkapnya. FKH Undana, lanjutnya, saat ini memasuki usia  satu dasawarsa. “Satu perjalanan yang masih mudah, tetapi sebenarnya cukup jauh berjalan. FKH saat ini sudah meluluskan kurang lebih 252 sarjana kedokteran hewan dan bersama 26 dokter hewan baru. Maka secara total 149 dokter hewan. Ini bukan kehebatan Undana, tetapi karena kontribusi semua pihak dosen, tenaga kependidikan, orang tua bahkan cleaning service sekalipun,” ujarnya.

Ia selalu mengingatkan kepada para dokter hewan agar tidak sombong. “Saya selalu ingatkan,  apapun pendidikan anda jangan menjadi sombong, jadilah pribadi yang rendah hati, karena dibalik kesuksesan ada begitu banyak orang yang berkontribusi,” ujarnya. Atas nama pimpinan FKH Undana, ia menyampaikan ucapkan terima kasih kepada orangtua yang mempercayakan anak-anak berada di FKH selama 6 tahun lebih. “Tanpa dukungan orangtua anak-anak kita tidak sampai saat ini. Kebahagiaan dan kehormatan yang dialami FKH Undana saat ini adalah kehormatan orangtua,” tandas Wakil Rektor Bidang Akademik Undana itu. Pihaknya yakin, para dokter hewan baru berkomitmen menjalankan tantangan para dokter hewan ke depan. “Sebagai pimpinan, kami mohon orangtua meluruskan komitmen pendidikan  para dokter baru. Mohon dikawal, berikan kesempatan seluas-luasnya. Berilah kesempatan kepada mereka sebagaimana tanggungjawab dari Tuhan kepada kita,” tandasnya.

Ia berharap, dokter hewan bisa belajar secara mandiri. “Jangan cukup memiliki gelar. Yang orang butuhkan adalah kompetensi. Kalau kurang berlatih, asah diri anda dengan magang, mengikuti program peningkatan kapasitas melalui, seminar daring  dan lainnya. Ingatlah bahwa untuk tingkatkan pengetahuan, ada dua syaratnya, baca-baca-baca, latih latih latih,” tandasnya. “Semua wahana belajar ada di luar, sekarang dari anda, anda lakukan atau tidak. Kami dosen sudah berada di luar jangkauan anda. Orangtua tidak bisa diagnosa PCR yang tahu adalah anda,” tutupnya.

Sementara Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia, drh. Muhamad Munawaroh MM dalam pembekalannya dengan topik Peran dokter hewan dalam mendukung peningkatan kontribusi PDHI bagi masyarakat, menyebut, saat ini PDHI telah tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan 55 cabang. Ia memaparkan,  beberapa tugas dokter hewan, antara lain: Pertama, membantu pemerintah dalam hal menegah dan memberantas penyakit zoonosis di masyarakat. Kedua, membantu pemerintah dalam hal peningkatan asupan gizi protein hewan untuk masyarakat. Ketiga, mensosialisasikan kegiatan Kesrawan kepada masyarakat. Keempat, menintkatan kompetensi sebagai Dokter Hewan. Ia menambahkan, cara dokter hewan dalam membantu mencegah penyebaran penyakit zoonosis di Indonesia, misalnya, ikut berpartisipasi aktif dalam melakukan vaksinasi Rabies dan Anthrax bilah diwilayahnya terjangkit penyakit tersebut. “Dokter hewan ikut mensosialisasikan kepada masyarakat tentang penyakit zoonosis. Dokter hewan juga ikut menulis tentang zoonosis di media cetak maupun elektronik,” ujarnya. Selanjutnya dokter hewan jga mengajak masyarakat untuk datang ke dokter hewan untuk memeriksa kesehatan hewan peliharaannya serta memberikan penyuluhan di lingkungan masyarakat dimana ia tinggal. Munawar juga berpesan kepada para dokter hewan agar menggunakan ilmu yang telah didapat dengan sebagaimana mestinya [rfl/ds]

Comments are closed.