logo

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

08:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

logo

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

Universitas Riset Dalam Bidang Lahan Kering Kepulauan

Cama FK Undana Dilarang Tes Kesehatan di RS Lain

•    Selain RSUD Prof.Dr.W.Z Johannes Kupang

Calon mahasiswa (Cama) Fakultas Kedokteran (FK)  Universitas Nusa Cendana (Undana) dilarang melakukan tes kesehatan di rumah sakit (RS) lain, selain RSUD Prof.Dr. W.Z. Johannes Kupang. Pasalnya, jika ingin masuk di FK seorang cama harus memiliki kesehatan yang baik secara medis. Hal ini disampaikan Rektor Undana, Prof.Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr.David B.W.Pandie,MS saat menggelar Konferensi Pers di lantai dua ruang rapat rektorat Undana, Jumat (20/4).

“Jadi jika seorang cama melakukan tes kesehatan di RSUD W. Z. Johannes dan dinyatakan mengidap penyakit tertentu, maka hasil kesehatan itu tetap akan dipakai. Seperti pernah terjadi tahun lalu, ada cama FK yang telah melakukan tes kesehatan di RSUD Prof.Dr W.Z. Johannes ternyata tidak lulus, tetapi yang bersangkutan kembali melakukan tes kesehatan di RS lain, tetapi hasil tesnya tidak diterima oleh panitia SBMPTN Undana. Karena pimpinan Undana sangat meyakini alat-alat kesehatan  yang dimiliki RSUD W. Z. Johannes untuk mendeteksi beberapa penyakit seperti tuberculosis (TB),  acquired immunodeficiency syndrome (AIDS), hepatitis, buta warna, tuli dan lainnya. “Jika calon mahasiswa mengalami beberapa penyakit tersebut, maka tidak bisa diterima di FK Undana,” tandas Rektor, Prof. Fred Benu.

Bagi cama FK yang  dinyatakan lulus tes kesehatan dan diterima  melalui Seleksi Masuk Mandiri Undana (SSMU) diwajibkan menyetor uang pangkal. Uang pangkal bagi FK Undana, tahun lalu sebesar Rp 125 juta. Namun untuk tahun ini, kata Rektor Prof. Fred Benu kemungkinan akan mengalami peningkatan. “Tahun ini uang pangkal kemungkinan akan mengalami peningkatan dari Rp 125 juta pada tahun 2017. Namun, itu bukan keputusan pribadi saya, tetapi uang pangkal akan ditentukan melalui rapat senat,” sebutnya. Kendati demikian, ia mengaku, kemungkinan uang pangkal FK akan mengalami peningkatan dari Rp 125 juta menjadi Rp 150 juta. “Jadi itu kemungkinan, semuanya akan ditentukan melalui rapat senat. Sekali lagi saya tegaskan, uang pangkal hanya diberlakukan kepada seluruh calon mahasiswa baru Undana yang diseleksi dan diterima melalui jalur Mandiri,” katanya.

Sementara Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. David B. W. Pandie, MS menambahkan, untuk uang pangkal di fakultas lainnya akan ditentukan berdasarkan keketatan masuk pada fakultas tersebut. Miasalnya, Fakultas Kedoteran Hewan, Jurusan Akuntansi pada Fakultas Ekonomi Bisnis, Ilmu Komunikasi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Prodi PGSD pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,  yang kini mulai diminati para peserta dan memiliki tingkat keketatan yang cukup tinggi. Ia juga mengaku, uang pangkal cama selain FK, tetap akan ditentukan melalui rapat senat Undana. [rfl/ds]

One Response to “Cama FK Undana Dilarang Tes Kesehatan di RS Lain”

  • gustaf oematan / Reply

    kita berharap agar penerimaan mahsiswa di FK tidak memberatkan masyarakat miskin yang ingin kuliah di Fakultas Kedokteran Umum undana.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *