(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Sosialisasi dan Promosi SNPMB 2024, Undana Siap Terima 6325 Mahasiswa Baru

KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) siap menerima calon mahasiswa baru tahun ajaran 2024 sebanyak 6.325 orang. Ribuan mahasiswa baru itu akan diterima melalui tiga jalur penerimaan yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan melalui Seleksi Mandiri Masuk Undana (SMMU).

Hal itu disampaikan Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. Annytha Ina Rohi Detha, M.Si pada Sosialisasi dan Promosi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) bagi Kepala Sekolah pada Kabupaten/Kota se-NTT 2024 yang berlangsung di Aula Rektorat Undana, Senin 22 Januari 2024.

Selaku Ketua Panitia SNPMB, Prof. Annytha meminta pihak sekolah menyesuaikan dengan sejumlah perubahan yang terjadi pada SNPMB kali ini. Sebab, pada tahun lalu, banyak sekolah di NTT yang terlambat mendaftar akun PDSS maupun akun siswa.

Prof Annytha juga mengatakan, untuk menghidari hal itu, dirinya juga sudah melakukan sosialisasi melalui berbagai media, baik media massa maupun media sosial.

Dengan kehadiran narasumber dari Kemendikbudristek, yakni Badrus Saman, S.Kom., M.Cs dirinya berharap agar para kepala sekolah dan operator sekolah dapat menyimak dengan baik pemaparan materi yang disampaikan, sehingga proses pendaftaran siswa melalui 3 (tiga) jalur tersebut dapat dilaksakanan dengan baik.

Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc saat membuka kegiatan itu menyatakan  bahwa sosialisasi dan promosi SNPMB perlu dilakukan, karena banyak hal penting yang akan disampaikan, terutama untuk menghindari agar sekolah dan siswa tidak terlambat mendaftar akun.

“Kebanyakan sekolah siswa akhirnya tidak mendaftar karena tidak sempat membuat akun SNPMB pada saat jadwal, sehingga semuanya akan menumpuk di jalur mandiri yang otomatis akan dikenakan uang pangkal, dan itu berlaku di semua perguruan tinggi,” tandas Prof. Maxs.

Belum lagi, pengisian data juga perlu dilakukan dengan teliti dan hati hati. “Sesuai pengalaman empiris, operator sekolah pernah mengisi NIK bagi siswa, padahal siswa belum punya KTP, kalau ini terjadi maka konsekuensinya, sistem tidak akan bisa membaca NIK yang benar jika seorang calon mahasiswa sudah memiliki KTP sah,” tuturnya.

Oleh karena itu, Rektor meminta kepada kepala sekolah maupun operator agar bersama-sama bekerja untuk menyukseskan calon-calon mahasiswa untuk mendapat pendidikan yang lebih baik, melalui tiga jalur penerimaan di PTN.

Untuk diketahui, acara selanjutnya adalah pemaparan materi disampaikan oleh Panitia SNPMB Pusat, Badrus Saman, S.Kom., M.Cs dan WR I Bidang Akademik, sekaligus Ketua Panitia SNPMB Undana, Prof. Dr. Annytha I. R. Detha, M.Si menyampaikan materi terkait SNPMB. Acara tersebut dimoderatori oleh Kepala Biro Bidang Akademik, Drs. Raynold Ludji Nguru, M.Si. (rfl)

Photos

Comments are closed.
Archives