(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

logo

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Universitas Nusa Cendana

FKP Undana Gelar Semnas Pengelolaan Sumberdaya Pesisir

Selama dua hari berturut-turut, 19 hingga 20 November 2020, Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar Seminar Nasional (Semnas) dengan topik “Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang Berkelanjutan Menuju Masyarakat 5,0”

Ketua Panitia, DR. Chaterina A. Paulus, M.Si mengatakan, terselenggaranya seminar tersebut  merupakan akumulasi pemikiran bahwa sejatinya Indonesia pada umumnya dan Provinsi Nusa Tenggara Timur khususnya sebagai negara kepulauan dengan sumberdaya pesisir dan lautnya yang kaya merupakan berkat luar biasa untuk kesejahteraan rakyatnya. Karena itu, Fakultas Kelautan dan Perikanan Undana  ditantang untuk memberikan kontribusi pemikiran yang tidak saja cerdas tapi berhikmat untuk mendorong semua pemangku kepentingan dalam eskalasi dan optimalisasi sumberdaya yang ada melalui percepatan pembangunan ekonomi nasional dan regional.

Dihadapan Wakil Rektor Bidang Akademik Undana, Dr.drh. Maxs U.E. Sanam,M.Sc, Dekan FKP, Dr. Marcelien Ratoe Oedjoe,M.Si,  dan pembicara maupun peserta yang hadir secara lansung maupun online, Chaterina Paulus menyampaikan beberapa peran yang telah dilakukan Fakultas Kelautan dan Perikanan Undana dalam pengelolaan sumberdaya pesisir dan pulau-pulau kecil adalah berkontribusi dan berpartisipasi aktif, Pertama Proses pencadangan sampai penetapan serta pengelolaan Taman Nasional Perairan Laut Sawu. Kedua, Proses pembuatan dan penetapan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Provinsi NTT. Ketiga, Proses Pembentukan Rencana Zonasi Kawasan Antar Wilayah Laut Flores. Keempat, Pembentukan Dewan Konservasi Perairan Provinsi NTT. Kelima, Sebagai Pengelola Perikanan tingkat Nasional dan Lokal. Keenam, Konservasi dan pengelolaan ekosistem terumbu karang dan sumber daya, serta Ketujuh, Sebagai mitra tetap bagi LSM Lokal, Nasional maupun Internasional, Pemerintah Kabupaten dan Provinsi NTT, Kementerian Kelautan dan Perikanan, BUMD/N, Swasta dalam pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut.

Ia menambahkan, peran FKP Undana lainnya adalah menjaring informasi dan pengetahuan berbagai pihak berkenaan dengan kondisi dan permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan dalam rangka pencapaian kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil yang berkelanjutan. Selain itu, memfasilitasi untuk terselenggaranya suatu forum pertukaran informasi dan pengetahuan tentang pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan dalam rangka mendukung mitigasi – adaptasi bencana dan kesejahteraan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil yang berkelanjutan, dan menyiapkan masyarakat dalam mengelola sumberdaya pesisir dan pulau-pulau kecil melalui upaya digitalisasi dalam bidang sains, teknologi, dan inovasi (STI) menuju masyarakat maritim 5.0

Kegiatan Seminar Nasional ini diharapkan dapat menjadi forum pertemuan antara ilmuwan, peneliti, penentu kebijakan, pengusaha (swasta), dan pengguna hasil-hasil penelitian, serta mendorong kerja sama antarberbagai kalangan yang berkecimpung langsung di bidang kelautan dan perikanan, sehingga proses pemberdayaan masyarakat dapat segera diwujudkan dan pengelolaan sumberdaya pesisir dan pulau-pulau kecil serta peningkatan kesejahteraan mayarakat dapat segera tercapai. Secara lebih detail, seminar ini dibagi atas dua subtema yakni,  penguatan kapasitas lokal dalam mendukung mitigasi dan adaptasi bencana di wilayah pesisir dan laut, serta strategi produksi dan pemasaran komoditas perikanan dalam mendukung mitigasi dan adaptasi bencana.

Materi seminar kata dia terdiri dari dua sumber, yaitu pemakalah utama yang diundang secara khusus dan merupakan pakar di bidangnya sebanyak 4 pembicara utama yang berasal dari IPB University, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Yayasan Konservasi Alam Nusantara dan Fakultas Kelautan dan Perikanan Undana.

Sedangkan untuk makalah pendukung yang lolos seleksi sebanyak 40 makalah dari 61 makalah yang diterima oleh panitia, yang berasal dari berbagai lembaga penelitian lingkup Kelautan dan Perikanan, LSM serta Perguruan Tinggi. Makalah pendukung tersebut telah diseleksi oleh Tim Penyeleksi dan akan dipresentasikan melalui video pada chanel YouTube Seminar Nasional Kelautan dan Perikanan Undana pada hari Kamis dan Jumat, 19-20 November 2020.

Ia menambahkan, dari 40 makalah yang lolos seleksi terbagi dalam beberapa bidang ilmu yaitu Manajemen sumberdaya perairan, budidaya perairan, konservasi perairan, teknologi penangkapan, sosial ekonomi perikanan, pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi pengolahan sumberdaya perikanan dan pemetaan sumberdaya kelautan dan perikanan.

Sedangkan, peserta yang mendaftar pada seminar tersebut sekitar 341 orang berasal dari berbagai profesi dan instansi antara lain 88% peserta dari kalangan akademisi dan sisanya 21% dari peneliti, pakar, birokrat, praktisi, swasta, SMA/K dan lembaga swadaya masyarakat. Ada juga peserta seminar dari luar negeri yaitu 1 peserta dari Malaysia dan 1 peserta dari Australia, sedangkan untuk peserta dari Indonesia didominasi 48% dari Provinsi NTT, 19% dari Provinsi Bengkulu, 7% dan dari Provinsi  Jawa Timur, 6% dari Provinsi Jawa Tengah dan sisanya 20% tersebar dari Aceh hingga Papua.

Doktor Chaterina Paulus menuturkan, keynote speaker pada semnas tersebut antara lain, Prof.Dr.Ir. Dietrich G. Bengen,DEA (Dewan Guru Besar IPB University), Dr.Safri Burhanuddin,DEA (Deputi II Bidang Sumberdaya Maritim), Dr.Muhammad Ilman (Direktur Program Kelautan Yayasan Konservasi Alam Nusantara), dan Dr. Lady Cindy Soewarlan,S.Pi.,Mpi (Dosen Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan FKP Undana). Sementara, tampil sebagai moderator, Dr.rer.nat. Hawis H. Madduppa, S.Pi.,M.Si (Dosen Ilmu Kelautan IPB University) dan Dr.Ir. Edy Susilo,MS (Dosen Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Brawijaya).

“Kepada para narasumber dan peserta seminar, saya ucapkan selamat berseminar dengan harapan  seminar ini mampu menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat dan ada tindak lanjut yang konkrit dari seluruh stakeholder sebagai upaya kita untuk mewujudkan pengelolaan sumberdaya pesisir dan pulau-pulau kecil yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia menuju Masyarakat Maritim 5.0,” ungkapnya. [ds]

Comments are closed.