(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Kilas Balik Perjalanan 2020/2021 dan Harapan 2021/2022 | AUSTRALIAN VOLUNTEERS PROGRAM

Jumpa lagi di edisi ke-3 buletin AVP Indonesia. Beberapa bulan terakhir ini adalah masa yang sangat sibuk di program karena kami harus menyelesaikan laporan tahunan 2020-2021 dan rencana tahunan 2021-2022. Selain pelaporan dan perencanaan, tim kami baru saja menyelesaikan lokakarya refleksi program selama dua minggu, di mana tim kami dari seluruh program global bertemu untuk melakukan refleksi 2020/2021 dan juga membuat perencanaan untuk tahun yang akan datang.

Dengan bangga saya ingin menyampaikan bahwa sepanjang tahun lalu, program di Indonesia telah memenuhi target volunteer, mengatur 44 remote assignment dengan 30 partner organisation. Tim program juga telah menyelenggarakan sejumlah acara webinar, sesi pelatihan dan membagikan informasi kepada partner organisation menyangkut keberagaman, inklusi, perlindungan anak dan pencegahan eksploitasi seksual.

Meskipun tantangan telah menanti di tahun yang akan datang, tim di Indonesia siap untuk melanjutkan program remote volunteer dan serangkaian kegiatan belajar dan pengembangan secara online, yang dipimpin secara lokal. Kegiatan ini akan dilangsungkan berdampingan dengan program Global Webinar Series dan inisiatif penting lainnya seperti Impact Grant Fund dan Volunteers for Development.

Terakhir, saya ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan dan keterlibatan Anda di sepanjang tahun lalu dan saya mendorong Anda untuk terus berhubungan dengan tim program di bulan-bulan yang akan datang, karena ada banyak inisiatif dan peluang baru yang akan diluncurkan.

 


KREDIT FOTO: INDAH – COUNTRY CATCH UP 28 JULI 2021

 

“Meskipun di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPMK), kami tetap bekerja”

Salam dari Jakarta,
Pemerintah Indonesia telah memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPMK) sejak awal Juli 2021, di tengah meningkatnya jumlah kasus COVID-19 dan angka kematian. Namun, ini tidak menghentikan kami dari terus melanjutkan kegiatan program.

Dalam buletin edisi Juni, kami menyebutkan mengenai Impact Fund Grant yang diterima oleh partner organisation. Meskipun di tengah pembatasan sosial, mayoritas penerima dana hibah telah menjalankan proyek Impact Fund-nya untuk membantu masyarakat. Kami menyelenggarakan rapat Impact Fund pertama dengan partner organisation yang menerima dana hibah di bulan Juli. Pada rapat tersebut kami berbagi, bertukar dan belajar dari satu sama lain tentang bagaimana mengembangkan proyek untuk mendukung komunitas mereka.

Di bulan Juli kami juga mengadakan Country Catch-Up dengan para remote volunteer aktif dan menyambut kedatangan volunteer baru dalam in-Country Orientation. Sekarang in-Country Orientation dijadwalkan setiap bulan, sementara Country Catch-up diadakan setiap dua bulan. Country Catch-Up berikutnya akan dilakukan pada 22 September, dan kami berharap dapat bertemu dengan semua remote volunteer aktif. Masukan dan saran dari Country Catch Up yang terakhir benar-benar bermanfaat bagi pengembangan program kita ke depan.
Terima kasih!

 


KREDIT FOTO: UNDANA – ZOOM MEETING DENGAN FORMER VOLUNTEER, PAUL G KING

 

Cerita dari Partner Organisasi kami di Kupang, NTT: Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Nusa Cendana

Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Nusa Cendana (Undana) merupakan satu dari sebelas FKH di Indonesia. FKH Undana terbentuk pada 2013, berawal dari Program Studi Kedokteran Hewan yang didirikan pada 2010. Dekan pertama adalah Dr. drh. Maxs U.E. Sanam, M.Sc yang kemudian digantikan oleh Dr. drh. Annytha Ina Rohi Detha, M.Si yang kini sedang menjabat.
Meskipun tergolong masih muda, FKH Undana diharapkan memegang peran penting pada Pendidikan kedokteran hewan berkualitas di Indonesia bagian timur. Karena secara geografis, hanya ada dua FKH di Indonesia bagian Timur, yaitu di Undana dan Universitas Hasanuddin. Dengan disokong oleh staf pengajar yang masih relative muda juga, Undana perlu meningkatkan kapasitas dan kualitas staf pengajar itu, terutama dalam bidang publikasi internasional.

Kehadiran volunteer yaitu Paul G. King, PhD pada posisi academic writer dari Australia sangat membantu. Karena peran beliau yang meskipun singkat (12 pekan) secara efektif membantu dan mendorong publikasi dosen pada taraf internasional. Ada serangkaian pelatihan secara daring terkait teknik penulisan artikel jurnal. Selain itu, beliau menyediakan diri untuk menerjemahkan manuskrip dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris, mereview artikel sebelum disubmit ke jurnal, menyunting naskah, hingga proof reading. Sebagian pelatihan disimpan di kanal Youtube untuk dibagikan pada sejawat yang melewatkan pertemuan atau ingin menonton ulang.

Karena assignment berupa remote volunteering di masa pandemic, dalam melaksanakan assignment di FKH Undana, Pak Paul King menggunakan meeting platform, whatsapp group dan email. Melalui media komunikasi tersebut, kegiatan FKH Bersama Pak Paul King dilaksanakan. Memang akan terasa lebih menyenangkan bila kami bertemu langsung dengan Mr. King. Namun, secara online pun, semangat menulis sudah ditularkan dan staf pengajar FKH Undana semakin berani menulis artikel bertaraf internasional. Terima kasih banyak kami sampaikan untuk Pak Paul King.

Project yang masih kami lanjutkan Bersama Pak Paul King adalah penulisan sebuah buku monograf, yang mana Pak Paul menjadi salah satu editornya. Buku tersebut akan diterbitkan dalam Bahasa Inggris.

 


KREDIT FOTO: PAUL G KING

“proyek ini lebih dari sekadar penulisan akademik, ini adalah tentang persahabatan, kegembiraan dan pertukaran kehidupan dan kegiatan sehari-hari, meskipun komunikasi berlangsung secara online”

Sebuah cerita dari former volunteer kami di FKH Universitas Nusa Cendana, Mr. Paul G King

Halo semua, saya baru saja menyelesaikan assignment AVP sebagai Academic Writer dan Editor di Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, dan meskipun saya punya banyak pengalaman dalam hal mengedit dan mengatur format artikel jurnal dan disertasi untuk mahasiswa Indonesia dan kalangan akademik, ini adalah kali pertama saya berhubungan dengan bidang kedokteran hewan. Jadi, ini tantangan yang sangat menarik dan berarti besar buat kami, tim akademik FKH dan saya sendiri karena kami sama-sama belajar. Syukurlah semua berjalan dengan lancar.

Selama masa proyek, kami telah mengadakan 6 seminar/lokakarya secara online dengan Tim FKH, yang berkaitan dengan topik penulisan akademik, seperti pentingnya Judul, Abstrak dan Kata kunci dalam sebuah publikasi, dan 5 langkah mudah untuk menguraikan kalimat, lalu bagaimana memilih penerbit yang terpercaya. Tahap kedua dari proyek ini adalah mengedit dan mengatur format paper jurnal untuk dipublikasikan. Kami telah mengedit dan menyelesaikan 10 paper untuk dipublikasikan dan kami telah membuat suatu pondasi bagi penerbitan satu buku tahun ini. Semua publikasi ditulis dalam Bahasa Inggris, dan meskipun kemampuan berbahasa Indonesia saya cukup OK, semua seminar dan lokakarya menggunakan Bahasa Inggris, untuk mensimulasikan seminar dan konferensi internasional.

Tentu saja, proyek ini lebih dari sekadar penulisan akademik, ini adalah tentang persahabatan, kegembiraan dan pertukaran kehidupan dan kegiatan sehari-hari, meskipun komunikasi berlangsung secara online. Grup WhatsApp dengan nama “Gotong Royong”, yang dibentuk oleh Pak Aji sebagai tempat berkomunikasi, berlangsung aktif dengan campuran Bahasa Inggris dan Indonesia serta logat setempat, dan emoji smiley. Karena kegiatan berlangsung secara online, dan bukan dalam in-country assignment, maka kami belum sempat makan malam bersama, ditemani aroma sate, ikan bakar dan nasi goreng. Nanti, di kesempatan lain ya!

Selama periode assignment, ketangguhan orang Indonesia benar-benar terlihat jelas. Mereka ada di tengah lockdown pandemic Covid, di mana 2 minggu sebelumnya siklon Seroja menghancurkan Kupang dan Provinsi NTT, termasuk banyak gedung di kampus Undana dan gedung FKH juga. Di luar situasi yang membahayakan nyawa ini, manajer Assignment di FKH, Pak Aji, dan dekan FKH, Ibu Annytha, adalah tuan rumah yang sangat mengagumkan yang selalu ada dan terbuka untuk rapat dan bertukar pesan-pesan yang ceria, terima kasih. Saya juga ingin berterima kasih pada Prof Fred Benu, Rektor Undana, dan Prof Maxs Sanam, Wakil Rektor (Akademik), dan mantan Dekan FKH, yang selalu memberikan perhatian pada assignment dan selalu hadir dalam seminar online sebagai bentuk dukungan mereka.

Saya berharap dapat mengunjungi Kupang di masa yang akan datang, dan bertemu dengan tim FKH, dan seperti saya bilang tadi, makan malam bersama.


KREDIT FOTO: ANNISA HUSNI

“Bekerja Bersama orang-orang yang luar biasa, termasuk PO dan volunteers, membuat saya tumbuh dan berkembang secara pribadi dan professional”

Sekilas profil staff kami, Ms. Annisa Husni – Program Officer AVP Indonesia

Halo semuanya. Saya harap Anda semua ada dalam keadaan sehat dan tetap dapat beraktifitas di tengah pembatasan karena Covid 19.

Nama saya Annisa Husni, biasa dipanggil dengan Annisa atau Icha. Itu nama panggilan saya di keluarga, di teman-teman dekat dan banyak orang dari masa kecil saya.

Kalau saya lihat kembali latar belakang dan pengalaman saya, saya sama sekali tidak pernah berhubungan dengan volunteering atau kerja-kerja pembangunan masyarakat. Sebelumnya saya bekerja di industri perbankan, pabrik, perusahaan minyak & gas sebelum kemudian mendapatkan kesempatan bekerja di sektor pembangunan bersama dengan AVP. Saya sarjana lulusan dari fakultas kimia dan menghabiskan waktu selama empat tahun belajar tentang Hydrogen, Lithium, Sodium, dan teman-temannya, tapi belum sempat menerapkan latar belakang akademis saya di dunia kerja.

Tapi tidak ada yang harus disesali, selalu ada alasan untuk semua hal, karena sekarang saya bekerja untuk Australian Volunteers Program (AVP). Ini sudah berjalan lebih dari lima tahun dan saya harap masih terus berlanjut ke tahun-tahun berikutnya. Adalah suatu kebanggaan dapat bekerja bersama dengan orang-orang yang luar biasa, termasuk partner organisation dan volunteer. Saya bisa merasakan diri saya ikut tumbuh dan berkembang, dua-duanya, secara pribadi dan professional dan karenanya saya sangat bersyukur.

Saya biasanya jogging di pagi hari (*jika tidak malas). Bukan pelari pro, tapi senang kalau punya kegiatan di luar. Makan dan ngemil adalah dua hal yang paling saya nikmati, tapi saya tidak jago memasak. Walaupun begitu, saya belajar membuat kue, baru di tahap mulai belajar. Minggu lalu saya membuat fudgy brownies. Lumayan, hasilnya bagus, rasanya enak dan bisa dimakan. Dan yang penting tidak ada yang harus dilarikan ke rumah sakit karena keracunan atau diare😊 Ini suatu kemajuan besar buat saya. Nanti saya akan buat dan bagikan ke Anda ketika kita sudah berhasil mengendalikan Covid.

Sayangi diri Anda dan bersikap baiklah pada orang lain. Jaga diri Anda, dan sampai bertemu lagi nanti!

 

REMOTE ASSIGNMENT SAAT INI
Knowledge Management & Codification Mentor – SecondMuse Indonesia

Curriculum Developer for Sociology Studies Program – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar

Bahasa Indonesia to English Editor and Translator – SMERU Research Institute

Tourism Research Consultant – Politeknik Negeri Kupang

Media Engagement – UNIC Indonesia

Academic Writing Adviser – Smeru Research Institute

Marketing and Sales Management – Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M)

Digital Learning Specialist – Yayasan Cahaya Tunas (Mediterranean Bali)

Research Mentor for Tourism Department – Politeknik Negeri Kupang

Sustainable Organisational Disability Inclusive Development Officer – Puspadi Bali Foundation

Blended Learning Specialist – Lembaga Profesi Teknik & Manajemen (LPTM)

English Translator Mentor – Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan

Research and Academic Publication Adviser – Pusat Kerjasama, Pengembangan dan Inovasi Pendidikan (PKPIP) – Universitas Negeri Makassar

Digital Fundraising Coordinator – PT Disabilitas Kerja Indonesia

Finance Analyst & Management Coordinator – PT Disabilitas Kerja Indonesia

Website Development Mentor – Nurani Perempuan Women Crisis Center

Research Development Officer – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar

 

AGENDA ACARA MENDATANG
Info Session (8 September)
Country Catch Up (22 September 2021)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »