(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

logo

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Universitas Nusa Cendana

Malisye Christin Sjioen, Doktor ke-15 Program Pascasarjana Undana

Program Pascasarjana (PPs) Doktor Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menambah satu orang Doktor baru yakni Malisye Christin Sjioen, sekaligus merupakan doktor urutan ke-15, pada program pascasarjana Doktor dalam bidang Ilmu Administrasi.

Dr.Malisye Christin Sjioen, SSTP.,M.Si berhasil mempertanggungjawabkan hasil disertasinya di hadapan para penguji dan promotor saat Ujian Terbuka Program Doktor Ilmu Administrasi, Program Pascasarjana Doktor Undana, Rabu (29/1/2020).

Sidang terbuka dan hasil keputusan yang di tetapkan oleh tim senat menyatakan Malisye Christin Sjioen lolos dan berhak menyandang gelar Doktor dalam bidang Ilmu Administrasi dengan IPK 3.97. Sidang terbuka dipimpin oleh Direktur Pascasarjana Undana, Prof. Drs. Mangadas Lumban Gaol, M.Si., Ph.D menempatkan Dr. Malisye Sjioen sebagai mahasis S3 ke 15 yang menyandang gelar doktor dari program pascasarjana Undana.

Selain itu, katanya, keberhasilannya ini juga mencatat rekor sebagai Doktor pertama ilmu administrasi lingkup Pemerintah Kota Kupang. Ujian terbuka yang berlangsung di Aula lantai tiga Pascasarjana Undana , juga di hadiri oleh Prof.Dr.Bambang Supriyono,MS, Guru Besar dari Universitas Brawijaya Malang.

Pantauan media ini, Dr.Malisye diberikan kempatan untuk memaparkan hasil disertasinya. Ia tampil percaya diri dan memberikan jabawaban yang memuaskan kepada para penguji disaksikan keluarga.

Usai pemaparan disertasinya, Malisye Sjioen di berikana sejumlah pertanyaan oleh para promotor serta penguji yang hadir. Pertanyaan demi pertanyaan di berikan di mulai dari Prof. Dr. Jimmy Pello, SH, MS, Dr. Jenny Eoh, MS, Dr. Lenny M Kallau Tamunu, SU selaku promotor dan Co Promotor, serta Prof Dr. Alo Liliweri, M.S, Dr. Frans Gana, M.Si, dan Dr. Ajis S.A Djaha, M.Si selaku penguji dan Prof Dr. Bambang Supriyono, MS selaku Oponen Ahli dari Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang.

Turut hadir pula Prof. DR. I Gusti Bagus Arjana, M.S selaku salah satu Representasi Guru Besar Sidang Terbuka Promosi Doktor, Dr. Petrus Kase, M. Soc. Sc selaku Ketua Program Studi Ilmu Administrasi (S3) Undana serta para dosen Pascasarjana dan civitas Akademika Pascasarjana Undana Kupang dan tamu undangan lainnya.

Disertasi yang di uji dalam ujian Promosi Doktor ini berjudul “Studi Maladministrasi Pada Implementasi Kebijakan Pemberdayaan Ekonomi Nelayan di Kota Kupang”. Disertasi ini di ajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Doktor dalam bidang Ilmu Administrasi.

Dr. Malisye Christin Sjioen, SSTP., M.Si usai ujian mengatakan masalah pokok penelitian ini adalah bagaimana maladministrasi pada implementasi kebijakan pemberdayaan ekonomi nelayan di kota Kupang.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan pemberdayaan ekonomi nelayan di kota Kupang, menjelaskan aspek-aspek implementasi kebijakan pemberdayaan ekonomi nelayan yang mengalami maladministrasi.

Selain itu, mengurai bentuk bentuk maladministrasi yang terjadi dalam implementasi kebijakan pemberdayaan ekonomi nelayan di Kota Kupang dan menemukan determinan terjadinya malah motivasi dalam implementasi kebijakan pemberdayaan ekonomi nelayan kota kupang. “Penelitian ini merupakan studi khusus, berciri kualitatif dengan paradigma kritis. Data diperoleh dengan mengobservasi dan memverifikasi perilaku aktor pada Dinas Perikanan kota Kupang Dan kelompok-kelompok Nelayan adalah pemanfaat kebijakan pemberdayaan nelayan selama kurun 10 tahun terakhir yang dapat menerangkan kondisi maladministrasi pada implementasi kebijakan pemberdayaan ekonomi di kota Kupang,” ungkapnya.

Hasil penelitian diketahui bahwa implementasi kebijakan pemberdayaan ekonomi nelayan di ceritakan melalui tiga kasus penelitian tidak terjadi sebagaimana yang diharapkan pada kebijakannya.

Dikatakan ketidaktercapaian tujuan tersebut disebabkan oleh sejumlah praktik yang terkategori sebagai maladministrasi. Maladministrasi kebijakan pemberdayaan ekonomi nelayan dikelompokan dalam tiga ciri sala model yaitu heterogenitas, tumpang tindih dan formalisme. “Semua perilaku yang ditampilkan masih didominasi oleh insentif sebagai faktor penentu dengan demikian maladministrasi pada implementasi kebijakan pemberdayaan ekonomi nelayan ditentukan oleh karakteristik kebijakan, aspek-aspek administrasi, bentuk-bentuk maladministrasi dan determinan penting yang mempengaruhi. Hal ini dapat dikurangi atau dihilangkan jika memperhatikan karakteristik masyarakat modern, birokrasi modern dan masa transisinya,” katanya.

Direktur Pascasarjana Undana, Prof. Drs. Mangadas Lumban Gaol, M.Si., Ph.D menyampaikan apreasiasi dan selamat kepada Dr. Malisye Christin Sjioen, SSTP., M.Si, atas keberhasilan yang ia capai lewat perjuangannya selama tujuh tahun terakhir.

Ia berharap ilmu yang di perolehnya dapat di implementasikan di lingkungan Pemerintah dan melakukan terobosan untuk mempercepat proses pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan serta berguna bagi masyarakat dan keluarga.

“Banyak doktor tapi saya harap Doktor Malisye Christin Sjioen dapat menjadi Doktor yang membawa perubahan nyata bagi Pemerintah dan juga masyarakat serta keluarga,” pesannya. [ds/rfl]

Comments are closed.