logo

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

08:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

logo

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

Universitas Riset Dalam Bidang Lahan Kering Kepulauan

Paparkan Sistem Seleksi Mahasiswa Baru di PTN

  • Rektor Undana: Para Pengawas Jangan Terlambat Pantau Ujian

Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof.Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D, menegaskan, para pengawas yang terdiri dari dosen dan pegawai Undana, dan juga para guru SMA/SMK dan beberapa SMPN se-Kota Kupang yang dipercayakan Panitia Lokal 66 Kupang Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)  untuk memantau pelaksanaan ujian SBMPTN Undana, agar tidak terlambat hadir di ruangan saat ujian berlangsung, baik melalui jalur ujian SBMPTN  maupun Seleksi Masuk Mandiri Undana (SMMU) yang akan menyusul kemudian. “Jadi para pengawas  yang masuk dalam panitia Panlok 66 Kupang,  khsusnya yang memantau seleksi mahasiswa baru Undana jangan datang terlambat saat ujian berlangsung, karena akan berpengaruh kepada hasil seleksi nantinya,” tandas  Rektor, Prof. Fred Benu saat memaparkan Sistem Seleksi Mahasiswa Baru di PTN, Kamis (3/5/) di ruang rektorat lantai tiga  Undana Penfui.

Rektor, Fred Benu menegaskan, pada saat ujian ada begitu banyak calon mahasiswa yang tidak lulus, karena kelalaian panitia. Untuk itu, ia berharap agar dosen, pegawai dan para guru-guru yang masuk dalam pantia pengawas agar tiak terlambat masuk ruangan saat ujian SBMPTN maupun SMMU berlangsung. Ia menjelaskan, dulu ada Daftar Kebijakan Afirmasi (DKA), namun kini sudah tak ada lagi DKA pada SBMPTN. “Sekarang tak ada lagi DKA, saya tak tau hasilnya seperti apa,” kata Benu yang saat itu didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof.Dr.Simon Sabon Ola,M.Hum.

Penermimaan mahasiswa baru pada jalur SNMPTN, kata Benu, ditentukan berdasarkan hasil verifikasi data akademik (rapor dan portofolio asli serta menunjukkan ijazah atau surat keteranan tanda lulus (SKTL) asli) yang akan dilaksanakan oleh PTN setempat tempat SNMPTN diterima. Status penerimaam peserta SNMPTN, lanjut dia, ditentukan dari kehadiran saat registrasi/daftar ulang mahasiswa baru pada 8 Mei 2018. “Bagi peserta SNMPTN yang merupakan peserta Bidikmisi, akan dilakukan verifikasi data akademik dan data ekonomi keluarga dengan mengunjungi ke alamat tempat tinggal peserta. Ini akan dilakukan oleh panitia yang dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Simon Ola,” katanya.

Untuk SBMPTN, bentuk seleksi dilakukan berdasarkan hasil ujian tertulis yang terdiri dari Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). “SBMPTN dapat diikuti oleh mahasiswa lulusan tahun 2016, 2017 dan 2018 dari pendidikan menengah (SMA/SMK/MA atau yang sederajat, termnasuk paket C,” jelasnya.

Ia menjelaskan, jadwal SBMPTN yaitu, pendaftaran online untuk UTBC dan UTBK dibuka mulai tanggal 5 April 2018 pukul 08.00 WIB sampai dengan 27 April 2018 pukul 22 WIB. Sekitar 12 ribu orang lebih yang akan mengikuti seleksi SBMPTN secara serentak di seluruh Indonesia pada hari  Selasa 8 Mei 2018, ujian ketrampilan, Rabu 9 Mei 2018 dan/atau Jumat 11 Mei 2018 dan pengumuman SBMPTN pada selasa 3 Juli 2018, jelas Benu. Untuk mengetahui informasi selanjutnya, maka peserta dapat mengikuti layanan informasi resmi yang dapat diakses melalui laman http://sbmptn.ac.id dan melalui http://halo.sbmptn.ac.id dan Call-Center 0804-1-456-456 serta media sosial facebook: htttp://facebook.com/SekretSBMPTN dan Twitter: @SekretSBMPTN. [rfl/ds]

One Response to “Paparkan Sistem Seleksi Mahasiswa Baru di PTN”

Leave a Reply to Abdullah Zaid

Click here to cancel reply.

Your email address will not be published. Required fields are marked *