(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Undana, Sonya Akoit Raih Juara Satu

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat Universitas Nusa Cendana (Undana) yang digelar di Aula Rektorat Undana, Selasa (25/5/2021) berjalan lancar.

Dari 11 fakultas di Undana, hanya enam fakultas yang terlibat dalam kompetisi ini dengan mengirim masing-masing satu mahasiswa. Enam mahasiswa tersebut adalah Sonya Victoria Akoit (Fakultas Sains dan Teknik/FST), Maria D. N.Banunaek(Fakultas Kedokteran/FK), Ambrosius Putranto Mau (Fakultas Hukum/FH), Januarius J. Balla (Fakultas Ekonomi Bisnis), Aghata Marwadi (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik/FISIP) dan Paulus Bakung (Fakultas Kesehatan Masyarakat/FKM).

Tim juri yang melakukan penilaian kemudian menetapkan mahasiswi Fakultas Sains dan Teknik, Sonya Victoria Akoit sebagai juara sekaligus mahasiswi berprestasi dalam kompetisi tersebut. Sonya menempati urutan pertama pemilihan itu dengan mengantongi nilai tertinggi 5679,02 dari lima lawannya.

Enam juri yang terlibat dalam penilaian tersebut, yakni Prof. Yosep Seran Mau, M. Sc., Ph. D (Fakultas Pertanian /Faperta), Dr. Saryono, MH (Fakultas Hukum /FH),  Dr. Jefry Manafe, M. Si (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik/FISIP)  Dr. Roland Fanggidae, MM (Fakultas Sains dan Teknik/FST), Meksianis Z. Ndii, Ph. D ( Fakultas Sains dan Teknik/FST).

Pantauan media ini, dalam kompetisi tersebut, mahasiswa diberi kesempatan memaparkan makalahnya selama 15 menit kemudian disanggah para tim juri. Mahasiswa juga diberi kebebasan menggunakan Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.

Perwakilan tim juri Prof. Ir. Yosep Seran Mau, M.Sc., Ph. D dalam sambutannya mengatakan, Undana memiliki tanggungjawab dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas, sebagaimana salah satu fokus pemerintah saat ini. Menurutnya, melalui kerjasama dengan Badan Prestasi Nasional, maka Undana melakukan seleksi mahasiswa berprestasi, yang selanjutnya akan menjadi perwakilan Undana untuk ikut di tingkat regional dan nasional.

Pilmapres, ungkap Prof. Yosep, merupakan tahapan untuk membina mahasiswa agar menunjukkan kemampuan di bidang prestasi maupun gagasan. “Sehingga saat lulus, ia mampu beradaptasi, berkomunikasi dan bisa eksis di tengahmasyarakat, serta terlibat dalam pembangunan bangsa,” imbuhnya.

Prof. Yosep berharap, melalui kompetisi tersebut, mahasiswa juga bisa didorong menjadi manusia unggul dan lulusan Undana pun bisa bermanfaat bagi banyak orang.

Dalam memberi penilaian, sambung Prof Yosep, tim juri bekerja secara adil, transparan dan objektif untuk bisa memilih satu wakil, guna berkompetisi di tingkat nasional.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Sipri S. Garakmenegaskan kepada enam peserta Pilmapres agar memiliki semangat kompetisi. “Kalau kita mau berprestasi, maka harus berkompetisi,” tandas Dosen Matematika FKIP itu.

Menurutnya, Pilmapres sebagai kompetisi yang berkualitas, karena melibatkan kemampuan penalaran dan gagasan konkret mahasiswa, baik berbicara maupun menulis. Iamengatakan, sebelumnya kegiatan itu ditangani oleh Ditjen Belmawa, namun sejak kementerian berganti nama menjadi Kemendikbud Ristekdikti, maka ditangani oleh Lembaga Prestasi Nasional.

Ia menambahkan, prestasi mahasiswa Undana pada kompetisi nasional, maupun internasional sangat mempengaruhi peringkat Undana ke depan. Sehingga ia mendorong mahasiswa agar mengikuti perlombaan dengan baik.

Menurutnya, apa yang diraih mahasiswa, akan diupayakan dan dikonversikan ke dalam nilai mata kuliah. Hal itu sebagai bagian dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (rfl).

Comments are closed.
Translate »