(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

logo

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Universitas Nusa Cendana

Rektor Lantik Empat Pejabat Undana

Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof.Ir. Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D kembali melanik dan megambil sumpah jabatan empat orang pejabat baru di lingkungan Undana.  mereka adalah Ir. Yohanis Umbu Laiya Sobang, M.Si  dilantik sebagai Wakil Dekan (Wadek) Bidang Akademik,  Ir. Aloysius Marawali, M.Si sebagai Wadek Bidang Umum, Administrasi Umum dan Keuangan pada Fakultas Peternakan  (Fapet) Undana. selain itu, Febri L. Kotten, SE.,MM dan Karolin Junia Ito,SP.,M.Si dilantik masing-masing sebagai Kepala Bagian Tata Usaha dan Kasubag Umum dan Perlengkapan Fakultas Hukum (FH) Undana.

Dalam sambutannya Rektor, Prof.Fred Benu menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik dan meminta pejabat baru agar melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan baik, terutama dalam meningkatkan akreditasi fakultas maupun program studi. “Saya harap agar pejabat yang baru saja dilantik agar meningkatkan akreditasi, baik itu akreditasi unggul, sangat baik dan baik,” ujar Prof. Fred Benu saat memimpin upacara pelantikan dan pengambilan sumpah di ruang aula rektorat lantai tiga Undana Penfui, Jumat (27/3/2020).

Dikatakannya, sudah dua pekan Undana melakukan cut off (penghentian sementara) terhadap sejumlah kegiatan maupun anggaran. Karena itu, pihaknya akan meminta kepada Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr.drh. Maxs U.E.Sanam,M.Sc guna melakukan evaluasi. Terkait dengan akan diberlakukan kebijakan work from home (bekerja dari rumah), pihaknya menyarankan agar para pegawai maupun dosen dapat melakukan pekerjaan dengan menggunakan beberapa aplikasi yang telah disarankan oleh Tim IT Undana. Aplikasi yang dimaksud diantaranya  google classroom, e-learning, zoom, maupun slack.

Rektor, Fred Benu mengaku, pihaknya sendiri telah memasukan materi ke dalam e-learning. “Jadi, hari Senin (pekan terakhir) bulan Maret ini kita mulai melakukan pekerjaan secara daring dari rumah. Kita semua telah dilatih bagaimana bejerja secara daring menggunakan aplikasi yang telah disarankan tim IT Undana,” ungkapnya.

Karena itu ia meminta agar pejabat yang baru dilantik ikut mendukung peningkatan akreditasi fakultas maupun program studi. Khusus, soal absen finger print, kata dia, aplikasi yang tepat digunakan adalah slack. Sehingga jika pegawai atau dosen masuk ke akun slack masing-masing maupun ke website Undana, maka dianggap telah melakukan finger print. “Kalau masuk tanda hijau berarti sedang online atau bekerja, tetapi keluar atau belum masuk akan bertanda warna merah,” imbuhnya.

Terkait dengan bekerja online di rumah, pihaknya akan melakukan rapat secara daring dengan pimpinan Undana maupun fakultas guna memutuskan lama waktu bekerja secara daring di rumah. Dan, kemungkinan selama dua pekan pegawai maupun dosen melakukan kerja secara daring.

Pada kesempatan itu, ia memberitahukan bahwa UPT. Klinik Pratama Undana, bakal digunakan Pemerintah Provinsi NTT untuk keperluan karantina para pasien covid-19. “Hal ini dilakukan guna mengantisipasi jumlah pasien yang akan membludak di RSUD W.Z. Johannes Kupang. Semua fasilitas, baik listrik, air, air conditioning (AC) sudah tersedia dengan baik,” ungkapnya. [rfl/ds]

Comments are closed.