(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

logo

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Universitas Nusa Cendana

Rektor Minta Pelamar Beasiswa Siapkan “English Skills”

  • Pameran Pendidikan Internasional Undana

Tahun ini Universitas Nusa Cendana (Undana) melalui International Relation Office (IRO) atau Kantor Hubungan Internasional kembali menggelar International Education Fair (IEF) atau pameran pendidikan internasional yang ke tujuh. Hal ini dilakukan sebagai upaya mengedukasi masyarakat, terutama para generasi muda NTT tentang peluang melanjutkan studi di luar negeri dan informasi tentang beasiswa di dalam maupun luar negeri terus dilakukan.

Rektor Undana, Prof.Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Pasalnya, kegiatan itu memberikan kesempatan kepada para generasi muda NTT untuk melanjutkan studi S1-S3 di dalam maupun luar negeri. “Saya sangat mendorong para generasi muda NTT yang saat ini mencari beasiswa. Karena itu, saya berharap agar para pelamar bisa menanyakan informasi seluas-luasnya kepada para vendor, agen maupun sponsor beasiswa yang hadir saat ini,” ujarnya saat membuka IEF di Ruang Teater Rektorat lantai tiga Undana Penfui, Jumat (6/3/2020). Untuk itu, Prof. Fred Benu pun mengajak para pelamar beasiswa agar menyiapkan diri dengan baik, salah satunya dengan mempersiapkan ketrampilan Bahasa Inggris (English skils) dengan baik.

Ia juga sangat mendukung para pelamar beasiswa yang ingin studi di Australia, karena menurutnya Negeri Kanguru tersebut berbatasan langsung dengan NTT dan memiliki kualitas yang tidak kalah dengan beberapa universitas di Eropa maupun Amerika. Dirinya sangat yakin, para vendor dan sponsor akan memberikan banyak informasi seputar beasiswa di dalam maupun luar negeri, yang berhubungan dengan negara tujuan maupun universitas tujuan.

Rektor Undana dua periode ini mengaku, staf dosen maupun pegawai Undana umumnya merupakan alumni yang menamatkan studi di Australia. Ia tambahkan, salah satu program yang telah lama dijalankan di Undana, yaitu English Language Training Assistance (ELTA) bagi penutur asing. Melalui ELTA, papar dia, para peserta juga bisa meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dan mengikuti tes TOEFL maupun IELTS.

Salah satu pelamar beasiswa saat menanyakan informasi pada salah satu agen beasiswa dari AAI.

Alumni Curtin University Australia itu pun mengapresiasi dan terus mendorong kerjasama Pemprov NTT dengan Pemerintah Australia guna mengirim para generasi muda untuk belajar di Australia.

Perwakilan Agen Beasiswa dan Universitas, Tutiek Rahayu dalam sambutannya mengatakan pemeran pendidikan internasional merupakan kegiatan penting, karena memberi kesempatan kepada vendor dan agen pendidikan dan universitas untuk memberikan informasi terkait dengan akses beasiswa, pesyaratan di negara tujuan maupun universitas tujuan. “Bagi pelamar beasiswa di NTT, kegiatan ini sangat penting. Karena setiap tahun, pemintaannya semakin banyak di NTT,” ujarnya. Dengan banyaknya pelamar beasiswa, maka diakuinya, tingkat kompetisi juga semakin tinggi. “Kita harus bisa bersaing dan berkompetisi, sehingga harus persiapkan diri secara baik,” ungkapnya.

Dikatakannya, melalui kegiatan itu, para vendor, agen maupun sponsor akan menjelaskan secara baik informasi-informasi yang diperlukan para calon pelamar beasisw3a. “Sehingga tidak membuat pelamar menjadi bingung. Baik itu informasi tentang universitas tujuan, negara tujuan maupun hal-hal lainnya,” imbuhnya.

Sponsorship Beasiswa dari Hotel Sahid T-More, RM Tri Arachis H mengaku bangga, karena minat para pelamar beasiswa di NTT sangat tinggi. Pasalnya, kata dia, dunia kerja swasta juga membutuhkan lulusan yang berkualitas. “Kami juga butuh lulusan berkualitas, minimal lulusan S-1,” ujarnya. Ia mengaku, sangat mendukung para generasi muda NTT yang memiliki keinginan untuk belajar, karena tujuannya untuk memajukan pendidikan maupun kesejahteraan di Indonesia, dan NTT khususnya.

Ketua Panitia IEF, Kornelis Latelay, dalam laporannya menyatakan, tujuan dari kegiatan itu, antara lain menyebar informasi dan mendidik masyarakat tentang beasiswa, mendukung promosi vendor atau pun agen beasiswa, menyediakan kesempatan bagi para generasi muda NTT untuk mencari beasiswa dengan berinteraksi langsung dengan para vendor, agen dan sponsor. Selain itu, kata dia, untuk memperkuat hubungan Undana dengan universitas lain di luar maupun dalam negeri. Ia menyebut, kegiatan tersebut dihadiri 15 vendor, 3 komunitas dan 10 sponsor. Ada beberapa kegiatan yang dilakukan yakni info session beasiswa, kegiatan pendukung; sharing tips dan TOEFL strategis, persentasi dan simulasi TOEFL practice tes, tips menghadapi wawancara, sharing alumni, door prize, pameran lokal NTT. [rfl/ds]

Comments are closed.