(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

logo

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Universitas Nusa Cendana

Satgas Penaggulangan Covid-19 Undana Lakukan Edukasi Publik

Universitas Nusa Cendana (Undana) melalui Tim Satgas Penanggulangan Corona Virus Disease (Covid-19) mulai melakukan tindakan pencegahan terhadap Covid-19. Salah satu kegiatan yang dilakukan pada tahap awal adalah melakukan edukasi kepada publik. Rabu (15/4/2020) pagi, tim Satgas yang dipimpin Dekan FKM Undana, Apris Adu, S.Pt., M.Kes itu berangkat dari Undana menggunakan mobil keliling Undana dan membacakan informasi publik di kantong-kantong mahasiswa di seputaran Penfui dan Liliba. Beberapa lokasi diantaranya, kos-kosan di sekitar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Pertanian (Faperta), Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Undana, di Lanud El Tari, Jalan Sumba dan Timor Raya KM.9 serta Pasar Kampung Nelayan Oesapa.

Turut hadir pada saat itu, Kepala Lab. Pengembangan Media Promosi Kesehatan, FKM Amelya B. Sir,S.KM, M.Kes, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, FKH drh. Yohanes Simarmata, Kasubag Sistem Informasi, Agus H. H. Soepranoto, S.Kom, M.Si, Kabag Minat, Penalaran dan Informasi Kemahasiswaan, Eben Haizar Kupa, ST, M.Si dan anggota satgas lainnya.

Menurut, rencana pada waktu-waktu mendatang hal serupa akan dilakukan di beberapa wilayah di Kota Kupang sebagai wujud tanggungjawab tridharma Undana terhadap kehidupan masyarakat umum.

Beberapa poin yang dibacakan dosen FKM, Amelya B. Sir,S.KM, M.Kes dalam edukasi publik tersebut, yaitu: Pertama, berdasarkan surat edaran Rektor Undana Nomor 1801/UN 15.1 /TU/2020 untuk memperpanjang work from home sampai 30 April 2020 sambil mencermati perkembangan Covid-19 secara nasional khsusnya di wilayah NTT. Kedua, pelaksanaan aktivitas akademik seperti kulih, praktikum pendidikan, seminar, skrips, thesis dan disertasi dilakukan secara daring / online hingga akhir semester genap tahun ajaran 2019/2020.

Ketiga, menghimbau kepada civitas akademika dan seluruh warga kampus Undana untuk melakukan upaya pencegahan penularan Covid 19 dengan melakukan hal-hal diantaranya membiasakan perilaku hidup sehat melalui cuci tangan dengan air mengalir atau cuci tangan berbasis alkohol sesuai anjuran Kementerian Kesehatan RI, melakukan aktivitas sehat lainnya seperti mkan makanan sehat, olahraga teratur, tidak merokok dan membuang sampah pada tempatnya.

Keempat, menghimbau untuk menghindari kontak fisik langsung seperti berjabatan tangan, cium tangan, berpelukan dan jaga jarak aman. Selalu menggunakan masker saat hendak ke luar rumah menghindari pertemuan- pertemnuan dalam jumlah besar. Untuk orang yang melakukan perjalanan atau bepergkan pulang bepergian dari luar daerah, lakukan karantina mandiri dan periksa kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat.

Sementara Apris Adu, S.Pt., M.Kes dalam penjelasannya mengatakan, meski mahasiswa atau semua civitas akademika Undana telah mengikuti informasi melalui media massa, tetapi informasi dan edukasi publik yang dilakukan Undana adalah sebagai bentuk rasa tanggungjawab moral terhadap upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitasi terkait pademi globali ini. “Kegiatan yang dilakukan Tim Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Undana ini sebagai bentuk tanggungjawab moral kita. Kalau tidak, orang akan bertanya dimana FKM maupun Kedokteran Undana. Kita tidak berharap terpapar, tetapi suatu saat, misalnya, mahasiswa atau pegawai terpapar, maka dosa itu akan dipikul oleh tenaga-tenaga kesehatan di Undana,” ujarnya. Sehingga, lanjut Dekan FKM ini, kalau informasi dan edukasi ini sudah disampaikan, kemudian orang atau warga Undana terkena, maka kesalahan itu ada pada pola hidup orang tersebut.

Menurutnya, gagasan pembentukan tim Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Undana sudah ada sejak NTT masih belum terpapar Covid-19. “Saya kira kita harus berbuat kepada masyarakat maupun mahasiswa. Terutama mahasiswa di kos-kosan, karena mahasiswa Undana yang tinggal di kosan bercampur dengan mahasiswa lainnya dari UKAW, STIM, Unika dll, sehingga rantai penyebaranya akan meluas. Karena itu satgas ini harus bergerak. Tidak hanya rapat-rapat saja tetapi harus memulai aksi,” tegasnya.

Ia mengaku, telah berkomunikasi dengan Rektor Undana, Prof.Ir. Fredrik L. Benu,M.Si.,Ph.D, soal satgas tersebut. Menurutnya, sekretariat satgas akan berlokasi di Gedung Student Center karena pihaknya bersama tim akan membuka call center atau hotline maupun pelayanan melalui website Undana, yang bakal melayani keluhan dan masalah-masalah yang dialami masyarakat kampus berkaitan dengan Covid-19. [rfl/ds]

Berikut videonya!

Comments are closed.