(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Tingkatkan Ketrampilan Usaha Digital, Kemenkominfo, FEB Undana dan Unsoed Gelar Pelatihan TA DTS 2021

Dalam rangka meningkatkan keterampilan bagi para wirausaha, khususnya eks pekerja migran dalam mengembangkan usaha digital, maka Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), Program Studi (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Universitas Soedirman (Unsoed) melakukan pelatihan Thematic Academy (TA) Digital Talent Scholarship (DTS) 2021 berupa Pelatihan IT dan Praktek Digitalisasi Proses Bisnis untuk kelompok usaha eks pekerja migran Indonesia.

Pelatihan yang dimoderatori Ni Putu Nursiani, SE., MM tersebut dilaksanaka di Hotel Swiss Berlin Kristal Kupang sejak Senin (21/6/2021) hingga Kamis (24/6/2021).

Kepala Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi Kemenkominfo, Dr. Ir. Hedi M. Idris, M.Sc ketika menyampaikan sambutan secara daring, menyebut, banyak eks pekerja migran yang telah kembali ke Indonesia dan menetap di desa.

Eks pekerja migran tersebut, ungkap Hedi, telah memulai kegiatan berwirausaha. Namun sayang, motivasi dan attitude (sikap) mereka belum menunjukkan sebagai pelaku wirausaha (enterprenuer).

Dekan FEB Undana, Christien C. Foenay, ST., SE., M.Si ketika membuka pelatihan TA DTS 2021 didampingi pembicara dr. Andre Hartanto, Sp.OG (CEO La Moringa), Mariana N. Letuna, S.Sos, MA (Dosen FISIP Undana) dan moderator Ni Putu Nursiani, SE., MM di Hotel Swiss Berlin Kristal Kupang, Senin (21/6/2021).

“Artinya mereka (eks pekerja migran) masih melakukan wirausaha secara konvensional. Bahkan, tidak jarang mereka memutuskan untuk kembali meninggalkan desa mereka dan bermigrasi ke kota untuk mencari pekerjaan lain,” imbuhnya.

Hedi menyebut, pelatihan TA yang digagas Kemenkominfo tersebut dilaksakan untuk menjawab tantangan yang dihadapi oleh para eks pekerja migran.

Sehingga materi utama dari pelatihan tersebut adalah tentang IT dan praktik digitalisasi proses bisnis.

Dalam kegiatan ini, 90 peserta akan dibagi dalam tiga kluster dengan materi pelatihan yang berbeda, yaitu kluster satu: Digitalisasi Kelembagaan dan Manajemen Keuangan. Kluster dua: Pemasaran Digital. Kluster tiga: Pengembangan Inovasi Produk secara Digital.

Dengan demikian, ungkap Hadi, di akhir pelatihan, masing-masing peserta dapat menjadi wirausaha yang mampu mengembangkan proses bisnisnya melalui digitalisasi kelembagaan, memiliki pengetahuan manajemen keuangan dan pengetahuan pemasaran digital, serta pengembangan inovasi produk secara digital.

Dekan FEB Undana, Christien C. Foenay, ST., SE., M.Si ketika membuka kegiatan tersebut berharap, peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, teratur dan proaktif selama empat hari.

“Peserta pelatihan juga harus proaktif dalam kegiatan tersebut dengan bertanya dan saling berbagi pengalaman, agar benar-benar mendapatkan manfaat dari kegiatan ini,” ungkap Christien.

Sebelum memulai kegiatan pelatihan, ke-90 peserta juga mengikuti acara seminar motivasi dengan menghadirkan narasumber yaitu Ibu Christien C. Foenay, ST., SE., M.Si dengan topik Mengubah Paradigma dari Bisnis Konvensional menjadi Bisnis Digital. Pembicara lainnya adalah CEO La Moringa dr. Andre Hartanto, Sp.OG dengan topik Mengelola Bisnis Berbasis Komunitas. Serta pembicara terakhir adalah Mariana N. Letuna, S.Sos, MA (Dosen FISIP Undana) yang berbicara soal Peran Digital Marketing sebagai Media Komunikasi di Era Digital.

Materi pelatihan lainnya turut disampaikan oleh para Dosen dari Prodi Manajemen FEB Undana dan Unsoed yang telah mengikuti pelatihan untuk menjadi trainer (rfl).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »