(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Undana Jalin Kerjasama dengan Komisi Informasi Publik NTT

 

Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi menjalin kerjasama dengan Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Implementasi Keterbukaan Informasi Publik antara Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. Sc dan Ketua KIP NTT, Agustinus Lede Bole Baja, S.Sos.

Penandatanganan MoU dilakukan di Ruang Rapat Lantai II Rektorat Undana, Kamis (13/4/2022). Hadir pada kesempatan itu, Wakil Rektor (WR) Bidang Kerja Sama, Ir. I Wayan Mudita, M. Sc., Ph. D, Plt. Kepala Biro Perencanaan, Sistim Informasi dan Kerja Sama, Imanuel Saduk, M. Hum, Kepala UPT. Puskom, Dr. Kaelvin Rantelobo, ST., MT, Sub Koordinator Sistim Informasi, Biro Perencanaan, Sistim Informasi dan Humas, Hendro Supranoto, S. Kom., M. Si.

Hadir pula jajaran komisioner KIP NTT, Wakil Ketua KIP, Ichsan Arman Pua Upa, S.KM, Koorinator Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi, Daniel Tonu, SE., M.Si, Koordinator Kelembagaan, Drs. Germanus Attawuwur, Panitra PSI, Yohanis B. Mari, S.Fil, Staf Administrasi KI, Wilfrida Taloma, S. Sos dan Staf Hukum KI, Angel Ouw, SH.

Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. Sc pada kesempatan tersebut menyambut baik penandatanganan MoU yang dilakukan dua bela pihak. Menurutnya, sejak awal pertemuan dengan KIP NTT, pihaknya berkomitmen menjalin kerjasama. Sebab, Undana sebagai badan publik, yang secara nomenklatur disebut BLU melaksanakan tridharma Perguruan Tinggi (PT).

 

Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. Sc, WR Bidang Kerja Sama, Ir. I Wayan Mudita, M. Sc., Ph. D, Plt. Kepala Biro Perencanaan, Sistim Informasi dan Kerja Sama, Imanuel Saduk, M. Hum, Kepala UPT. Puskom, Dr. Kaelvin Rantelobo, ST., MT, Sub Koordinator Sistim Informasi, Hendro Supranoto, S. Kom., M. Si pose bersama Ketua KIP NTT,  Agustinus Lede Bole Baja, S.Sos dan jajarannya usai penandatanganan MoU di Ruang Rapat Lantai II Rektorat Undana, Kamis (13/4/2022).

 

Dikatakan, keterbukaan informasi tidak saja berfokus pada kegiatan tridharma PT, tetapi juga terkait aspek manajemen yang di dalamnya terdapat sumber daya manusia maupun sumber daya keuangan. “Adalah hak publik untuk mengetahui segala sesuatu yang menjadi hak mereka untuk mengetahui. Dengan keterbukaan informasi, sebagai kontrol masyarakat terhadap Undana, supaya Undana bisa bekerja dengan hati-hati, kemudian meningkatkan kinerja atas masukan dan kritik masyarakat,” papar Dr. Maxs Sanam.

Rektor menjelaskan bahwa Undana memiliki visi universitas beroritentasi global. Karena itu, tidak perlu merahasiakan segala sesuatu jika secara Undang-Undang tidak perlu dirahasiakan ke publik. Kerjasama tersebut, ungkap Dr. Maxs Sanam, sebagai tanda bahwa Undana sebagai lembaga publik yang telah terbuka sejak dulu, dan kini akan semakin terbuka ke publik. “Mereka (masyarakat) berhak mengetahui informasi dan pandangan mereka perlu diterima dalam rangka pengembangan dan kemajuan Undana ke depan,” ujar mantan WR Bidang Akademik Undana itu.

Dengan adanya kerjasama tersebut, KIP NTT juga bisa diundang untuk mengakses dan mensosialisasikan kepada civitas akademika Undana terkait KIP dan tupoksinya. Ia menambahkan, saat ini informasi menjadi sangat penting dan bisa membawa kemajuan bagi lembaga publik seperti Undana, jika bisa diakses semua orang.

“Dengan menjalankan tugas tridharma PT, maka masyarakat akan lebih paham apa yang dikerjakan dan apa yang telah dicapai oleh Undana, terkait pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat,” papar mantan Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Undana itu.

Lebih lanjut, Dr. Maxs Sanam menyatakan bahwa dengan kerjasama tersebut, Undana akan menunjuk Person In Charge (PIC) guna melaksanakan upaya-upaya teknis terkait penandatanganan MoU tersebut, termasuk dengan membentuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Undana.

Sementara itu, Ketua KIP NTT, Agustinus Lede Bole Baja, S.Sos menyatakan pihaknya sangat berterima kasih dan bangga atas respons cepat badan publik Undana guna melaksanakan kerjasama dengan Undana. Ia mengisahkan, kerjasama tersebut sebagai implementasi dari UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Informasi Keterbukaan Publik yang telah ada di Indonesia 12 (dua belas) tahun yang lalu. Meski demikian, lanjut dia, KIP di NTT baru hadir 2,5 tahun silam. Sesuai rencana strategis, KIP berupaya membangun kerjasama dengan badan publik, terutama dengan Undana. Hal tersebut agar informasi-informasi terkait Undana bisa diakses secara mudah, murah, sederhana, cepat dan tidak berbelit-belit oleh masyarakat luas.

“KIP dan Undana saling kerjasama supaya komitmen membangun daerah benar-benar kita wujudkan bersama. Mari kita jalankan komitmen (keterbukaan informasi publik) supaya visi NTT menjadi pemerintahan yang bersih, berwibawa dan akuntabel bisa terwujud. Dan, NTT menjadi provinsi yang informatif di Indonesia,” pungkas mantan jurnalis Media Elektronik itu. (rfl)

Comments are closed.
Translate »