(0380) 881580

info@undana.ac.id

logo

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Universitas Nusa Cendana

UNS Peduli Bencana, Serahkan Donasi Rp 50 Juta Melalui Undana

Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dengan tajuk Peduli Bencana membantu masyarakat terdampak badai Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan mendonasikan uang tunai Rp 50 juta melalui Universitas Nusa Cendana (Undana).

Donasi yang diantar alumni UNS dr. Rasvitry Utami (Wadir Umum dan Keuangan RSUD WZ Johannes Kupang) dan dr. Alders Nitbani Yohanes (Dokter RSUD WZ Johannes Kupang), diterima Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M. Si., Ph. D, Wakil Rektor (Warek) Bidang Akademik Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. Sc, Warek Bidang Kemahasiswaan Dr. Siprianus Suban Garak, M. Si dan Warek Bidang Kerjasama dan Alumni Ir. I Wayan Mudita, M. Si., Ph. D, serta sejumlah dekan di Auditorium Undana, Kamis (29/4/2021).

Penyerahan donasi tersebut disaksikan Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum dan jajarannya secara virtual melalui zoom meeting. Prof. Jamal dalam sambutannya mengaku, UNS Peduli menyerahkan donasi tersebut karena pihaknya dan Rektor Undana telah berkoordinasi sebelumnya, soal badai Seroja yang melanda NTT. Pihaknya juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang dialami masyarakat NTT, khususnya Kota Kupang.

“Sebagai rasa empati dan simpati dari kami, maka kami mencoba ikut berpartisipasi meringankan beban penderitaan masyarakat,” jelasnya. Dikatakan Prof. Jamal, sejak adanya covid-19, UNS sudah laksanakan aksi sosial dalam tajuk UNS Peduli covid-19 dan UNS Peduli bencana.

“Melalui UNS Peduli covid-19, kami sudah memberikan bantuan kepada mereka yang terdampak covid-19. Misalnya, mahasiswa, rekan-rekan tenaga kependidikan dan masyarakat sekitar kampus, termasuk para mahasiswa yang tinggal di kampus atau di asrama mahasiswa UNS,” jelas Prof. Jamal.

Pihaknya berharap, kerjasama Undana dan UNS, baik dalam kondisi suka maupun duka bisa berjalan dengan baik dengan mengutamakan prinsip kebersamaan antara dua perguruan tinggi (PT) demi kemaslahatan bersama.

Prof. Jamal mengisahkan, dirinya sewaktu menjadi Inspektorat dan ditugaskan di Undana, dirinya diterima dengan baik. Karena itu, ia berharap, tidak hanya Rektor dan jajarannya, tetai dosen, UNS Peduli Bencana, Donasi Rp 50 Juta kepada Undana

Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dengan tajuk Peduli Bencana membantu masyarakat terdampak badai Seroja di NTT, dengan mendonasikan uang tunai Rp 50 juta melalui Universitas Nusa Cendana (Undana).

Donasi yang diantar alumni UNS dr. Rasvitry Utami (Wadir Umum dan Keuangan RSUD WZ Johannes Kupang) dan dr. Alders Nitbani Yohanes (Dokter RSUD WZ Johannes Kupang), diterima Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M. Si., Ph. D, Wakil Rektor (Warek) Bidang Akademik Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. Sc, Warek Bidang Kemahasiswaan Dr. Siprianus Suban Garak, M. Si dan Warek Bidang Kerjasama dan Alumni Ir. I Wayan Mudita, M. Si., Ph. D, serta sejumlah dekan di lingkungan Undana.

Penyerahan donasi tersebut di saksikan Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum dan jajarannya secara virtual melalui zoom meeting.

Prof. Jamal dalam sambutannya mengaku, UNS Peduli menyerahkan donasi tersebut karena pihaknya dan Rektor Undana telah berkoordinasi sebelumnya. Pihaknya juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang dialami masyarakat NTT, khususnya Kota Kupang.

“Sebagai rasa empati dan simpati dari kami, maka kami mencoba ikut berpartisipasi meringankan beban penderitaan masyarakat,” jelasnya. Dikatakan Prof. Jamal, sejak adanya covid-19, UNS sudah laksanakan aksi sosial dalam tajuk UNS Peduli covid-19 dan UNS Peduli bencana.

“UNS Peduli covid-19, kami sudah memberikan bantuan kepada mereka yg terdampak covid-19. Misalnya, mahasiswa, rekan-rekan tenaga kependidikan dan masyarakat sekitar kampus, termasuk para mahasiswa yang tinggal di kampus atau di asrama mahasiswa UNS,” jelas Prof. Jamal.

Pihaknya berharap, kerjasama Undana dan UNS baik dalam kondisi suka maupun duka bisa berjalan dengan baik dengan mengutamakan prinsip kebersamaan antara dua perguruan tinggi (PT)demi kemaslahatan bersama.

Prof. Jamal mengisahkan, dirinya sewaktu menjadi Irjen dan ditugaskan Undana, ia sudah diterima dengan baik. Karena itu, pihaknya berharap, tak hanya Rektor Undana, dan para wakil rektor, tetapi pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa dan seluruh civitas akademika Undana dan UNS pun bisa akrab dan saling rukun.

Rektor Undana, Prof. Fred pada kesempatan itu mewakili seluruh civitas akademika Undana mengucapkan, limpah terima kasih yang tak terbilang kepada seluruh civitas akademika UNS, yang sudah berkenan menyerahkan donasi melalui alumni UNS yang ada di Kota Kupang.

Pihaknya mengaku, saat terjadi badai, orang pertama yang menghubunginya adalah Rektor UNS Prof. Jamal. “Dalam suasana panik, saya harus beri perhatian atas WA masuk Prof. Jamal,” ujarnya.

Prof. Fred berkisah, ketika Prof. Jamal ke Undana beberapa waktu lalu, pihaknya telah menyematkan selendang tenunan asli NTT di bahu Prof. Jamal yang mewakili seluruh civitas akademika UNS. Karena itu, UNS ungkap Rektor Undana, sudah merupakan bagian dari keluarga besar Undana. “Kami sampaikan terima kasih, karena selalu mengingat kami. Dalam banyak kesempatan beliau agak tau karakter saya. Saya jarang buka WA grup pimpinan. Beliau sebagai Ketua Majelis Rektor PTN seluruh Indonesia. Jadi beliau selalu japri ke saya,” kenang Prof. Fred.

“Mewakili dua alumni UNS di Kupang, yakni dr. Alders Nitbani l dan dr. Rasvitry Utami sebagai Wadir Umum Keuangan WZ Johannes Kupang, kami merasa dekat sebagai saudara. Saya sudah terima atas nama Undana,” sambung Rektor Undana seraya menambahkan, pihaknya akan pertanggungjawabkan donasi itu dengan mendistribusikan kepada masyarakat yang benar-benar mengalami musibah badai Seroja tanggal 4-5 April lalu. (rfl)

Comments are closed.
Translate »